Angka Kriminalitas di Magelang Turun

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Selama tahun 2019 ini terjadi penurunan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Magelang Kota. Di tahun 2018 lalu terjadi 158, di tahun 2019 ini turun menjadi 148 atau turun 4,5 persen. Proses penyelesaian perkaranya dari 123 di tahun 2018 lalu menjadi 121 pada tahun 2019 karena berbanding lurus dengan gangguan kamtibmas.

Demikian antara lain dikemukakan Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi SIK MAP kepada wartawan di ruang PPKO Polres Magelang Kota, Senin (30/12/2019). Didampingi Waka Polres Magelang Kompol Slamet Riyadi SH MH dan Kasubbag Humas Polres Magelang Kota Magelang AKP Sugiyanto SH, Kapolres Magelang Kota menambahkan jumlah tersangka yang ditahan pada tahun 2019 ini terjadi peningkatan, yaitu 152 di tahun 2018 lalu dan 170 tersangka di tahun 2019 ini.

Untuk jenis kejahatan konvensional, di tahun 2019 ini terjadi penurunan sekitar 4 persen dibanding tahun 2018 lalu, yaitu dari 120 kejadian menjadi 108 kejadian. Namun jumlah tersangka yang diamankan di tahun 2019 lebih banyak dibanding tahun 2018. Di tahun 2018 tercatat 114 tersangka, sedang tahun 2019 tercatat 127 tersangka.

Untuk kejahatan trannasional, pengungkapan kasus narkoba di tahun 2019 mengalami kenaikan 15 persen dibanding tahun 2018 lalu. Narkotika jenis sabu, barang bukti yang diamankan di tahun 2018 tercatat 169,09 gram dan tahun 2019 tercatat 265,718 gram, ganja di tahun 2018 diamankan 61,71 gram dan di tahun 2019 20 gram, tembakau gorilla di tahun 2018 tercatat 9,499 gram di tahun 2019 tercatat 9,47 gram.

Jenis psikotropika, barang bukti Alprazolam yang diamankan 218 butir di tahun 2018 dan 172 butir di tahun 2019, Merlopam tahun 2018 diamankan 7 butir di tahun 2019 diamankan 28 butir, Trifluo di tahun 2018 tidak ada dan di tahun 2019 2 butr, Riklona 2 di tahun 2018 diamankan 95 butir di tahun 2019 tidak ada, Algana di tahun 2018 ada 9 butir dan di tahun 2019 tidak ada. Jumlah tersangka di tahun 2018 tercatat 36 orang laki-laki, di tahun 2019 tercatat 41 orang (40 laki-laki dan 1 orang perempuan).

Juga disampaikan Kapolres Magelang Kota berkaitan beberapa kasus yang menjadi perhatian publik di tahun 2019 ini, yaitu perusakan nisan makam pada Bulan Januari 2019 lalu, perkelahian warga pada Bulan April 2019 lalu, percobaan pembakaran dengan molotov pada Bulan Juli 2019 dan ricuh unjuk rasa pada Bulan September 2019 lalu.

Kapolres Magelang Kota juga menyampaikan keberhasilan pengungkapan perkara penipuan atau penggelapan dengan modus mencari keuntungan dengan cara menyewa mobil, selanjutnya mobil bukannya dikembalikan tetapi justru digadaikan. Tersangka AN (31) berhasil ditangkap saat sedang tidur malam di rumah warga yang ada di wilayah Kecamatan Srumbung Magelang.

“Hingga Senin tim Polres Magelang Kota juga masih terus mengembangkan perkara ini, termasuk mengamankan orang lain yang diduga ikut terlibat,” tegasnya. (Tha)

BERITA REKOMENDASI