Antisipasi Penyerobotan, Pemda Diminta Sertifikatkan Tanah

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pemerintah daerah (Pemda) di seluruh Provinsi Jawa Tengah (Jateng) diminta untuk segera menginventarisir asetnya berupa lahan. Kemudian disertifikatkan.

“Ini sebagai langkah untuk menyelamatkan aset negara, agar tidak dikuasai pihak lain. Di Jateng ini masih cukup banyak lahan milik Pemda yang belum bersertifikat,” kata Kepala Bidang Pengadaan Tanah Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Manu Martono MSi, Kamis (25/6).

Usai penandatangan kerjasama antara Kantor Pertanahan Kabupaten Purworejo dengan Dinperkimtan Dinpermades DINPUPR Disdukcapil Kabupaten Purworejo dan sosialisasi inventerisasi tanah instansi pemerintah (INTIP) serta Nilai Zona Tanah (NZT) di Ruang Arahiwang Kantor Bupati Purworejo Manu Martono yang didampingi Kepala Kantor Pertanahan Purworejo Sawitri Iriyanto SH MH menjelaskan, langkah untuk menginfentarisir sekaligus mensertifikatkan tanah ini juga menjadi himbauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kita tidak ingin aset negara dikuasai atau diserobot pihak lain karena kepemilikannya tidak kuat,” tandasnya.

Di Purworejo sendiri menurut Kepala Badan Pendapatan dan Pengelola Kekayaan Aset Daerah (BD2KAD) Purworejo Dra Woro Widyawati MM masih ada sekitar 1.873 bidang tanah milik Pemkab Purworejo hingga kini belum bersertifikat. Bahkan sebagaian lahan terbengkalai tidak terurus. “Tanah yang belum bersertifikat ini diantaranya lahan sawah, hamparan, tanah irigasi dan lainnya,” katanya. (Nar)

 

BERITA REKOMENDASI