Arca Dicat, Rumitkan Proses Perawatan

Pemerintah, lanjutnya, tidak menyalahkan langkah penemu arca yang mengecat benda kuno itu. Mereka, lanjutnya, beralasan mengecat arca agar lebih awet dan bagus. “Tapi itu langkah yang salah, arca bersejarah tidak boleh dicat, karena justru bisa mengalami kerusakan dan kehilangan nilai estetikanya. Tapi, kami tidak akan menyalahkan warga karena mereka ini tidak tahu,” tuturnya.

Museum Tosan Aji Purworejo memiliki 107 koleksi arca batu hasil temuan warga di berbagai kecamatan. Namun hanya sembilan yang kondisinya kotor sangat parah. Sementara benda lainnya kotor karena sisa-sisa tanah, lumut, dan berjamur.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Purworejo Agung Wibowo AP mengemukakan, upaya yang dilakukan museum agar benda koleksi bisa dinikmati keasliannya oleh masyarakat.

“Agar masyarakat tahu bentuk asli arca dan kami juga berniat melengkapi berbagai informasi tentang benda koleksi sehingga sajian museum menjadi lebih lengkap,” tandasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI