ASN Purworejo Deklarasi Lawan Hoax

PURWOREJO (KRjogja.com) – Berita bohong atau hoax yang semakin marak di media sosial (Medsos) dinilai telah mengancam dan meresahkan kehidupan masyarakat. Mengingat berita yang belum tentu kebenarannya itu, sangat mudah disebarluaskan ke berbagai lini sehingga menjadi keprihatinan tersendiri.

Untuk memerangi hoax ini, jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo, termasuk pimpinan BUMD, Senin (26/3) menggelar deklarasi anti hoax. Aksi yang berlangsung di halaman pendapa rumah dinas bupati setempat ini, ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama untuk memerangi hoax dan penandatanganan kesepahaman di kain putih yang dibentangkan panitia.

“Dari sisi yang ada selama ini berita hoax seakan beda tipis dengan kebenaran, maka warga harus selektif dalam menerima kiriman berita melalui medsos,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Purworejo Drs Sigit Budi Mulyanto di sela-sela kegiatan itu.

Masyarakt menurut Sigit Budi Mulyanto, diminta untuk berhati-hati dan waspada setiap menerima informasi dari manapun. “Jangan langsung dipercaya, apalagi disebar luaskan,”  tandasnya.

Jika perlu lanjut Sigit Budi Nulyanto, dicek dulu kebenarannya dari berita itu. Terutama sumbernya, karena sekarang banyak informasi yang sekaligus meminta untuk disebarluaskan. Padahal kebenarannya belum terjamin. “Masyarakat harus jeli menerima dan menelaah setiap berita yang diterima melalui medsos,” katanya berharap. (Nar)
 

BERITA REKOMENDASI