Atap Bengkel Roboh, Sepeda Motor Semakin Rusak

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Sejumlah sepeda motor tertimbun atap bangunan bengkel milik Muhammad Arfan Baehaqi yang roboh ditengah hujan deras di Dusun Ngadangan Desa Ngaditirto Kecamatan Selopampang Temangung. Tidak ada korban jiwa namun kerugian mencapai Rp 35 juta.

Plt Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Gito Walngadi mengatakan bencana atap roboh terjadi pada Selasa (22/1/2019) malam saat hujan deras. Bengkel saat itu sudah tidak beroperasi atau sudah tutup.

"Saat atap roboh sudah tidak ada orang. Bengkel sudah tutup. Namun sepeda motor yang dititipkan karena belum selesai diperbaiki terkena material atap," kata Gito Walngadi, Rabu (23/1/2019). 

Dia mengatakan warga mengetahui atap bangkel roboh begitu terdengar suara gemuruh. Warga dan pemilik usaha segera menuju lokasi untuk menyelamatkan barang-barang dari kerusakkan lebih parah. "Setidaknya ada tiga sepeda motor yang terkena material atap bengkel," katanya.

Dia menyampaikan diduga konstruksi bangunan tidak kuat menahan beban atap apalagi saat guyuran hujan deras. "Kerugian ditaksir Rp 35 juta, berupa kerugian bangunan, sepeda motor dan sebagian suku cadang serta peralatan perbengkelan," katanya. 

Dikatakan personel BPBD, relawan, TNI dan Polri serta warga bahu membahu membersihkan material bangunan. (Osy)

BERITA REKOMENDASI