Aturan Ketat, Angkutan Umum Kini Jadi Sasaran Stiker Kampanye

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRjogja.com – Sempitnya ruang publik dan ketatnya peraturan dalam pemasangan alat peraga kampanye dinilai menjadi penyebab sepinya alat peraga kampanye di wilayah Kabupaten Purworejo. Bahkan di dalam kota nyaris tidak ada alat peraga kampanye yang terpasang ditempat umum, padahal masa kampanye baik untuk Pemilu legislatif, DPD maupun presiden dan wakil presiden (Pilpres) sudah berlangsung.

Sutarno SIP, salah seorang anggota dan calon anggota DPRD Purworejo mengaku hingga kini belum memasang satu pun alat peraga. “Saya takut karena aturannya sangat ketat. Bahkan saya kesulitan untuk mencari tempat memasang alat peraga,” katanya," Rabu (3/1).

Pimpinan DPRD Purworejo Kelik Susilo Ardani SE, juga mengaku kalau partainya sudah menyiapkan alat peraga berupa spanduk, panflet dan lainnya, namun hingga kemarin belum ada yang dipasang. “Kami masih menunggu aturan yang jelas dari KPU dan Bawaslu, katanya akan ada rapat,” jelasnya.

Disisi lain sulitnya mencari ruang publik untuk memasang alat peraga, menjadikan angkutan umum menjadi sasaran sejumlah calon anggota legislatif (Caleg). Bahkan di Purworejo kini marak angkutan umum yang dipasang stiker branding sebagai media kampanya.

Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholik mengaku sudah mengingatkan pihak-pihak terkait untuk mencobot branding yang di pasang di angkutan umum. “Sesuai hasil rapat bersama dengan dinas dan instansi terkait, kami sepakat memberikan batas waktu hingga 4 Januari 2019 (hari ini-red) untuk menertibkan alat peraga itu. Jika diabaikan, maka tim akan bergerak untuk menertibkan,” katanya seraya menyebut tim gabungan terdiri dari Bawaslu, KPU, Satpol PP, Sat Lantas Polres Purworejo dan Dinhub. (Nar)

 

BERITA REKOMENDASI