Bakorwil Siapakan Rp 600 Juta untuk Bencana

SRAGEN (KRjogja.com) – Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menganggarkan dana sebesar Rp 600 juta untuk bencana sepanjang tahun 2016. Fokus penggunaan anggaran dipakai untuk bantuan logistik dan obat-obatan. 

Kepala Bakorwil II Provinsi Jateng, Budiyanto kepada wartawan Jumat (23/09) mengatakan, dana yang dianggarkan itu akan lebih banyak untuk pengadaan logistik. Beruntung selama musim kemarau basah kali ini, belum ada permintaan dropping air dari sejumlah kabupaten. Padahal, memasuki bulan September-Oktober, permintaan dropping air bersih biasanya sudah mulai berdatangan.

Menurut Budiyanto, daerah rawan kekeringan dipetakan mulai dari Kabupaten Sragen, Boyolali, Wonogiri, Magelang hingga Temanggung. "Biasanya beberapa kabupaten tersebut sudah mulai ada permintaan dropping. Tapi sejauh ini belum ada satupun permintaan yang masuk," ujarnya.

Kendati demikian, datangnya musim kemarau basah menurutnya perlu diwaspadai. Lantaran memunculkan fenomena bencana baru seperti longsor dan banjir bandang. "Kami berharap warga yang tinggal di daerah rawan bencana agar mau direlokasi, apabila memang ada program relokasi," jelasnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI