Balai Besar Kartini Salurkan Rp 1,16 Miliar Untuk PPKS

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Balai Besar Kartini (BBK) Temanggung sepanjang 2021 menyalurkan bantuan senilai Rp 1,16 miliar pada 2.734 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) untuk membantu menggerakkan dan pemulihan perekonomian dimasa pandemi Covid-19 di Kabupaten Temanggung.

Kepala Balai Besar Kartini Temanggung Rachmat Koesnadi mengatakan PPKS yang mendapat bantuan mulai berbasis keluarga, masyarakat maupun residensial. PPKS yang telah dilayani terdiri dari penyandang disabilitas intelektual, fisik, mental, sensorik netra dan rungu wicara, pekerja migran indonesia bermasalah dan lansia baik yang produktif maupun terlantar.

“Bantuan berupa dukungan permodalan peralatan produktif untuk pengembangan kewirausahaan, seperti perbengkelan, mesin jahit dan peralatan katering,” kata Rachmat Koesnadi, Sabtu (28/08/2021).

Dikatakan penyerahan bantuan terakhir pada Kamis (26/8) di balai tersebut yang bertajuk Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Multi Fungsi. Sejumlah perwakilan penerima dihadirkan, sementara sebagian lainnya bantuan diantar ke rumah masing-masing.

Dikatakan Balai Besar Kartini melalui pekerja sosial tidak jemu mengingatkan pada PPKS untuk terapkan protokol kesehatan secara ketat, untuk mencegah penularan Covid-19. Yakni mengurangi mobilitas, memakai masker ganda, sering cuci tangan di air mengalir dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. “Penerima PPKS, penyandang disabilitas harus ketat terapkan prokes, sehingga sehat terbebas dari Covid-19,” kata dia.

Staf ahli Bupati Temanggung Bidang Kemasyarakatan, SDM, Pendidikan dan Kebudayaan Tri Raharjo mengatakan kegiatan Atensi adalah media menjalin kerjasama dan kemitraan yang baik antara pemerintah utamanya instistusi sosial guna meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas.

“Kegiatan ini juga wujud pengakuan terhadap berbagai hak-hak penyandang disabilitas serta upaya strategis untuk menumbuhkan pengembangan dan peningkatan kemandirian dalam kehidupan bermasyarakat,” kata dia.

Dikatakan program yang BBK Temanggung, sejalan dengan program Kabupaten Temanggung. Yaitu memberikan perhatian kepada para penyandang disabilitas untuk terus dapat mengakses layanan-layanan di semua aspek kehiduan tanpa adanya diskriminasi.

Selain itu lanjutnya berupaya terus membimbing membina agar penyandang disabilitas mampu mamdiri dan berfungsi sosial serta dapat bermanfaat untukdiri sendiri keluarga bahkan untuk masyaraat dan negara.

Dikatakan pemerintah kabupaten Temanggung selalu mendukung upaya pemerintah pusat untuk menuju pembangunan berkelanjutan melalui aksessibilitas rekayasa teknologi inovatif dan Indonesia inklusi dan rumah disabilitas.

“Pemkab Temanggung memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para penyandang disabilitas untuk berkarya dan menampilkan karyanya,” kata dia.

Dikatakan pemerintah selalu melibatkan penyandang disabilitas dalam perencanaan pembangunan melalui musrenbang baik di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten. Penyandang disabilitas didorong untuk berperan aktif agar dapat memberikan kontribusinya berupa ide, gagasan dan pemikiran positif bagi pembangunan di Temanggung.

Hal ini, terangnya sebagai peneguhan dan komitmen dari seluruh bangsa guna membentuk kepedulian sosial, kesetaraan dan peningkatan keberfungsian sosial serta kesejahteraan bagi penyandang disabilitas termasuk aksesibilitas terhadap pemenuhan kebutuhan dasar. (Osy)

BERITA REKOMENDASI