Bangkitkan UMKM Magelang, Humas Gandeng Wartawan

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRJogja.com) – Bagian Humas Sekretariat Daerah kota Magelang memiliki strategi khusus untuk membangkitkan geliat ekonomi Kota Magelang melalui eksistensi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Salah satu strategi tersebut berupa menjalin kerjasama antara Pemerintah Kota Magelang dengan wartawan dari berbagai media massa yang ada di wilayah Kota Sejuta Bunga.

"Kami terus menjalin kerjasama intens dengan insan pers, karena peran pers sangat krusial bagi pembangunan dan kemajuan Kota Magelang," kata Kabag Humas Setda Kota Magelang Catur Sawahyo kepada wartawan di ruang media, Jumat (23/3/2018).

Strategi yang akan diaplikasikan itu, kata Catur Sawahyo, direalisasikan secara bertahap, diantaranya para awak media diminta untuk terjun langsung ke UMKM yang perlu mendapat perhatian khusus, terutama segi promosinya.

"Dari para pewarta ini kemudian mengemas narasi yang bagus soal UMKM, sehingga akan muncul semangat bagi para pelaku usaha kecil maupun warga pembaca untuk bersama-sama mengembangkan potensi," jelasnya.

Dikatakan, UMKM menjadi sasaran utama karena di Kota Magelang ini memiliki hampir 5.000 UMKM yang tersebar di 17 kelurahan. Pihaknya juga menjalin kerjasama lintas sektoral dengan instansi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk mewujudkan rencana program ini.

Kasubbag Publikasi dan Pemberitaan Humas Kota Magelang Anggit Pamungkas menambahkan program ini menjadi inovasi baru untuk mengembangkan berbagai sektor potensial di Kota Magelang. Teknisnya, Bagian Humas dan wartawan bergabung untuk menelaah masalah dan mempublikasikannya di beberapa UMKM. Bahkan pejabat daerah juga akan diundang untuk mengikuti kegiatan itu.

"Tidak sekadar mempromosikan, tetapi wartawan, humas, dan pejabat terkait dihadirkan pada kesempatan yang sama ke UMKM tersebut, sehingga apa yang menjadi masalah UMKM bisa dicarikan solusinya bersama-sama," tambah Anggit yang sekarang juga sedang mengikuti Diklat Kepemimpinan IV Angkatan I di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendagri Regional Yogyakarta.

Menurut Anggit, kegiatan ini lebih mirip dengan 'blusukan' ke kampung-kampung yang ada di Kota Magelang. Dalam kegiatan 'blusukan' ini nantinya pewarta, pihak lain, dan pejabat dihadirkan untuk saling memberi masukan demi terciptanya potensi, terutama UMKM yang kuat dan tangguh.

Program ini, kata Anggit, menjadi salah satu inovasi yang akan masuk dalam tugas diklat kepemimpinan yang diikutinya. Objek blusukan tidak hanya UMKM saja, tetapi juga potensi daerah lainnya. (Tha)

BERITA REKOMENDASI