Bangun Embung, Pemkab Purworejo Andalkan Dana Desa

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Upaya warga masyarakat untuk mengatasi kesulitan air, bisa memanfaatkan dana desa (DD) untuk membangun embung. Bahkan embung desa ini juga dapat dimanfaatkan sebagai budidaya ikan, sekaligus untuk kegiatan wisata desa.

“Pembangunan embung bisa menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan air warga masyarakat. Disamping itu juga dapat dimanfaatkan untuk memelihara ikan. Ini memiliki manfaat ganda,” kata Wakil Bupati (Wabup) Purworejo Hj Yuli Hastuti SH, Selasa (21/1).

Di sela-sela penebaran 7.000 benih ikan di embung yang dibangun Desa Sidomulyo Kecamatan Purworejo Yuli Hastuti menandaskan, bahwa embung yang dibangun ini juga dapat dimanfaatkan menjadi wahana wisata desa. Disamping udaranya sejuk juga pemandangan yang indah karena berada di dataran tinggi. “Saya berharap inisitaif pembangunan embung di tanah bengkok desa ini dapat dirawat dengan baik dan digunakan sebaik-baiknya untuk kemakmuran masyarakat desa,” tandasnya.

Yuli Hastuti juga berharap desa-desa lain memiliki inovasi sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya, untuk menjadikan desanya maju juga menjadikan masyarakatnya mandiri dan sejahtera.

Embung desa yang ini dibangun di lahan bengkok desa seluas 33 x 35 meter dengan kedalaman 3,5 meter ini menurut Kepala Desa (Kades) Sidomulyo Setyono Hadi, menelan anggaran sekitar Rp120 juta dengan DD tahun 2019. Berada di dataran tinggi yang berlokasi di RT 01/RW 09 Dukuh Kalitambak.

Pembangunan embung desa ini katanya, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air minum warga pada musim kemarau  “Nantinya embug ini untuk memenuhi kebutuhan air warga di daerah bawah yang terdiri dari 300 kepala keluarga (KK), disalurkan melalui pipa air,” jelasnya.

Disamping untuk memenuhi kebutuhan air, ikan yang ditabur dapat untuk memenuhi gizi masyarakat. “Kedepan rencananya akan kami jadikan obyek wisata, yang akan dilengkapi dengan fasilitas gasebo, pendopo, serta fasilitas lainnya,” katanya seraya menambahkan, jalan menuju lokasi embung sudah dirabat beton sepanjang 2,5 km dari kantor desa. (Nar)

BERITA REKOMENDASI