Bangun Pasar Cari Utang Rp 54 M

PURWOREJO (KRjogja.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo terpaksa harus mencari utang untuk membangun kembali Pasar Induk Baledono yang terbakar tiga tahun lalu. Kebutuhan utang sebesar Rp 54 miliar, dengan harapan dapat dikembalikan selama 36 bulan dengan besaran bunga sebesar 9,5 persen.

“Untuk membangun kembali Pasar Baledono harus dilakukan sesuai perencanaan awal, berdasarkan Detail Engenering Design (DED) tahun 2013 yakni sebesar Rp 83,6 miliar. Namun setelah dilakukan review RAB atas DED 2013, bertambah menjadi Rp 120 miliar,” kata Anggota Badan Anggaran DPRD Purworejo Hendricus Karel SYc SE, Rabu (10/8/2016).

Dana sebesar itu dengan rincian untuk konstruksi sebesar Rp 117,5 miliar, pengawasan Rp 2 miliar, dan AP sebesar Rp 500 juta. Pada rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) – Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) telah dianggarkan sebesar Rp 115 miliar yang terdiri dari Rp 61 miliar dari APBD dan pinjaman daerah sebesar Rp 54 miliar. “Disamping itu, untuk menutup kekurangan agar anggaran Rp 120 miliar terpenuhi, anggaran sebesar Rp 5 miliar akan ditutup dengan mengurangi pos belanja tidak langsung,” jelasnya.

Diakui, dalam membangun kembali pasar itu ada sembilan point yang telah disepakati antara ekskutif dan legislatif. “Pada prinsipnya pasar harus dibangun dan tahun 2017 harus selesai,” tandasnya.(Nar)

 

BERITA REKOMENDASI