Bangun Prestasi, Perguruan Silat di Purworejo Perkuat Sinergi

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kepolisian Resor (Polres) Purworejo menggelar pertemuan dengan 20 perguruan silat dari seluruh kecamatan di Purworejo, kemarin malam. Pertemuan bertujuan untuk memperkuat komunikasi antarperguruan silat di bawah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Purworejo, sehingga upaya bina prestasi atlet bisa lebih fokus.

Pertemuan turut dihadiri Plt Ketua KONI Purworejo Gunarwan SE. Seluruh pesilat peserta juga menyatakan kesiapan menjaga silaturahmi antarperguruan, menjaga martabat dan menghormati sesama perguruan dan siap mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Purworejo.

Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito mengatakan, pembinaan prestasi atlet muda Purworejo bisa berjalan dengan baik apabila didukung organisasi yang kuat serta kekompakan antarpadepokan. "Kesimpulan yang bisa diambil bahwa selama ini ada komunikasi yang kurang bagus dalam organisasi, sehingga bibit atlet kurang berkembang," ungkapnya menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, Senin (3/2).

Menurutnya, pertemuan tersebut bisa menjadi dorongan bagi perguruan silat untuk memajukan olahraga prestasi itu. Organisasi yang baik, lanjutnya, akan mampu menjalankan program pembinaan yang digariskan pemerintah lewat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Purworejo. 

Selain itu, silaturahmi antarpadepokan juga bertujuan menjaga situasi Kabupaten Purworejo selalu aman dan damai. "Forum komukasi dan silaturahmi harus terus digalakkan, sebagai upaya mencegah konflik sosial. Mengingat perkembangan situasi sebelumnya di beberapa daerah, ada konflik terkait padepokan silat yang muncul ke permukaan," terangnya.

Ketua Perguruan Silat Cempaka Putih Edy Purnomo menambahkan, pertemuan antaranggota IPSI yang diinisiasi Polres Purworejo bisa menjadi momentum di tengah vakumnya kepengurusan organisasi sekitar dua tahun terakhir. Selama itu, lanjutnya, komunikasi antarperguruan kurang terjalin dengan baik.

Perguruan menjalankan aktivitas pembinaan secara mandiri tanpa campur tangan organisasi. "Kami merindukan suasana organisasi yang dulu, dimana bibit-bibit atlet muda bisa tereksplorasi dengan baik, hingga berprestasi. Pertemuan ini juga akan memupuk semangat menjaga situasi kondusif, serta membangkitkan semangat mengembangkan IPSI tanpa mementingkan ego perguruan," tandasnya. (Jas/Nar)
    

BERITA REKOMENDASI