Banyak Diburu, Harga Hewan Kurban Meroket!

MAGELANG, KRJOGJA.com – Harga jual hewan kurban di wilayah ini cenderung naik. Kenaikan rata-rata mencapai 10 persen, dibanding harga jual hari biasa. Kenaikan harga hewan kurban saat ini, dipicu permintaan konsumen yang meningkat, terutama  sapi dan kambing. 

Baca Juga: Beli Hewan Kurban, Cek Harga dan Kesehatannya

“Rata kenaikan harga sapi antara 5 hingga 10 juta per ekornya. Jika hari biasa, harga  berat sapi sekitar Rp 45.000 per kilo gramnya. Namun pada Hari Raya Kurban, harganya naik jadi Rp 50.000 hingga Rp 55.000 per kilo gramnya,” kata penjual Sapi asal Desa Pasuruhan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Dalyono, Rabu (7/8/2019). 

Menurutnya, saat ini pihaknya sudah menjual sekitar 196 ekor sapi, dengan harga antara Rp 15 juta hingga Rp 21 juta per ekor. Hanya saja, permintaan konsumen tertinggi adalah sapi dengan berat antara 390 – 400 kilo gram. “Ya rata-rata harga sapi yang  diminati konsumen senilai Rp 21 juta,” jelasnya. 

Baca Juga: Pantau Hewan Kurban, Cacing Hati Paling Diwaspadai

Sementara Tommy JET Pontoh, Asisten Manajer Koperasi Kemensegneg yang didapati tengah mencari hewan kurban untuk dikirim ke Jakarta, membenarkan kenaikan harga tersebut. “Sudah menjadi hal biasa, mendekati Idul Adha harga hewan kurban selalu naik. Meski demikian, kenaikan ini masih wajar,” imbuhnya. 

Diakui, meski harga selalu naik, namun pihaknya lebih memilih mencari ke daerah-daerah. Pasalnya, selisih harga di daerah dengan Jakarta, hampir dua kali lipat. “Saya mencari ke sini (Magelang, red), karena rekomendasi teman. Namun memang harganya jauh lebih murah di banding di Jakarta. Selain itu, kondisi sapinya juga baik karena sudah diperiksa oleh petugas lebih dahulu,” ungkapnya. (Bag)

 

BERITA REKOMENDASI