Banyak Panitia Kurban Masih Gunakan Tas Kresek Hitam

KEBUMEN (KRjogja.com) – Kendati Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sudah mengeluarkan himbauan agar pembungkusan daging kurban tak menggunakan tas kresek hitam karena membahayakan bagi kesehatan, namun di Kebumen masih banyak panitia kurban yang belum mengetahui himbauan tersebut. Sampai pelaksanaan pemotongan hewan kurban Idul Adha 2016, Senin (12/09/2016), masih banyak panitia kurban di Kebumen yang menggunakan kresek hitam.

"Tadi petugas dari Dinas Kesehatan Kebumen sudah menghimbau kepada kami agar tak menggunakan tas kresek hitam sebagai pembungkus. Namun apa boleh buat kami sudah terlanjur membeli tas kresek hitam dalam jumlah banyak, jadi mungkin himbauan itu baru bisa kami laksanakan dalam kurban tahun depan," ujar Panitia Kurban Mesjid Agung Kauman Kebumen, Nafidudin, di saat monitoring petugas pelaksanaan kurban Mesjid Agung Kauman Kebumen, Senin (12/09/2016).

Penggunaan tas kresek hitam sebagai pembungkus daging kurban juga dilakukan
oleh panitia kurban di Dukuh Karangungu Desa Karangpoh Kecamatan Pejagoan
Kebumen dan Dukuh Tanuraksan Desa Gemeksekti Kecamatan/Kabupaten Kebumen.

"Kami belum pernah mendapatkan sosialisasi dari aparat terkait tentang bahayanya penggunaan tas kresek hitam. Kami pun belum mengetahui tentang himbauan YLKI tersebut," ujar Sumarno, panitia kurban di Dukuh Tanuraksan. (Dwi)

 

BERITA REKOMENDASI