Bapas Purwokerto Dirikan Rumah Kreatif

Editor: Ivan Aditya

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Untuk mengawasi 1.646 warga binaan yang menjalani integerasi dan asimilasi diluar akibat dampak Covid-19, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto mendirikan rumah kreaatif di Desa Ledug Kembaran Banyumas.

“Fungsi rumah kreatif untuk mengawasi warga binaan yang menjalani integerasi dan asimilasi akibat dampak Covid-19,” kata Kepala Bapas Kelas II Purwokerto Edi Suwarno SH MH, saat meninjau persiapan rumah kreatif di Desa Ledug, Kembaran, Banyumas, Senin(27/07/2020)

Menurutnya di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen ada 1.646 klien atau warga binaan yang perlu mendapat pemantuan dan pengawasan.

Dari ribuan klien tersebut sekarang berada di rumah setelah dikeluarkan dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) karena kebijakan Kementerian Hukum dan HAM dalam upaya penanggulangan penularan Covid-19, akibat kapasitas over maka perlu ada pengawasan.

Bentuk pengawasan dengan dilakukan pemantuan dan diberi kegiatan pelatihan terutama bagi klien yang tidak memiliki kegiatan.”Bagi klien yang tidak memiliki kegiatan atau nganggur seperti hanya makan tidur perlu ada kegiatan, sehingga pikiran tidak kacau,” ungkapnya.

Bentuk kegiatan berupa pelatihan ketrampilan sesuai dengan minat dan kemampuan para warga binaan. Dalam rumah kreatif nanti ada pelatih, sedang materi pelatihan yang disiapkan seperti desain grafis, perkebunan, dan penyulingan minyak atsiri.

Edi, mengakui dari 600 warga binaan yang menjalani asimilasi ada 12 orang diantaranya kembali melakukan tindak pidana kembali dan saat ini sedang menjalani proses hukum. Pendirian rumah kreatif sebagai upaya mendidik warga binaan untuk memiliki ketrampilan sehingga mereka akan dilatih sesuai kemanpuan mereka. (Dri)

BERITA REKOMENDASI