Barokah Merapi Salurkan Bantuan untuk Pengungsi

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Jumlah pengungsi Gunung Merapi di Kabupaten Magelang hingga Selasa (17/11/2020) mencapai 820 jiwa. Mereka ditampung di sembilan titik pengungsian diantaranya di Balai Desa Deyangan, Mertoyudan, Banyurojo di Kecamatan Mertoyudan, Balai Desa Taman Agung di Muntilan, Ngrajek di Mungkid dan lainnya.

Para pengungsi itu berasal dari sejumlah desa di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III radius 5 km dari Puncak Gunung Merapi, terutama dari Kecamatan Dukun. Mayoritas, mereka mengungsi sejak awal November 2020 lalu.

Yang menarik, sejak saat itu, sejumlah pihak selain dari pemerintah, telah berempati dengan memberikan sejumlah bantuan. Tidak hanya berupa tenaga (relawan) di dapur umum, posko kesehatan, tapi juga bantuan seperti sembako, alat mandi, susu, peralatan tidur dan lainnya.

“Sejak adanya pengungsian ini, bantuan sudah cukup banyak. Tidak hanya dari perseorangan, tapi juga perusahaan dan sejumlah lembaga yang lain. Bentuknya juga tidak hanya tenaga dan sembako, tapi juga peralatan mandi, tidur maupun lainnya,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto.

Terbaru, bantuan diberikan oleh CV Barokah Merapi dari Kecamatan Dukun. Mereka menyalurkan bantuan berupa peralatan mandi seperti sabun, pasta gigi, sampo, ember dan handuk. Tak hanya itu, mereka juga membantu peralatan tidur diantaranya kasur, bantal dan selimut.

“Kami juga memberikan susu untuk anak-anak dan ibu hamil, pempers untuk anak-anak dan dewasa serta lainnya. Ini sebagai bentuk kepedulian kami untuk meringankan beban pemerintah dan para pengungsi,” kata Triyono, Pimpinan CV Barokah Merapi didampingi Eko Susanto, selaku KTT CV Barokah Merapi. (Bag)

BERITA REKOMENDASI