Baru 17,8 Persen Siswa Terima PIP

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung mencatat hingga pertengahan September baru sebesar 17,8 persen siswa yang dapat mencairkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) dari 31.449 siswa yang diusulkan. Kendala yang ada diantaranya persyaratan pencairan yang belum terpenuhi.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung Ujiono mengatakan, dari 31.449 siswa yang diusulkan mendapat dana PIP, sampai pertengahan September baru 5.572 siswa dapat mencairkan. Mereka terdiri 2.967 siswa SMP, 414 siswa SMA, dan 2.191 siswa SMK. “Mereka mencairkan dana di bank mulai September ini dengan menunjukkan Kartu Indonesia Pintar," katanya di Temanggung, Senin (19/09/2016).

Disampaikan pada 2015 dari 31.159 siswa yang diusulkan, yakni terdiri 21.362 siswa SD, 7.636 siswa SMP, 1.021 siswa SMA, dan 1.140 siswa SMK. Siswa yang mendapatkan sebanyak 28.372 siswa. Mereka terdiri 19.781 siswa SD, 6.872 siswa SMP, 815 siswa SMA, dan 904 siswa SMK. Pelajar setingkat SD, katanya mendapat dana Rp 550.000 per tahun, SMP Rp 750.000 per tahun, dan SMA/SMK Rp 1 juta per tahun.

Kasi Kurukilum Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung Yuli Karsono mengatakan sejumlah permasalahan melingkupi KIP sehingga ada yang tidak tepat sasaran, seperti sudah tidak bersekolah, sudah lulus, hingga belum memasuki usia sekolah. Bahkan tak sedikit dari kalangan keluarga mampu.

Penyebab munculnya persoalan itu seperti dalam KIP hanya tercantum nama, tempat tanggal lahir anak, dan nama orang tua dimana data yang digunakan merupakan data tahun sebelumnya dengan menggunakan sistem berbasis famili dan dibagikan langsung kepada masyarakat melalui Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

“Apabila di satu keluarga miskin terdapat dua orang anak maka keduanya dapat KIP. Padahal belum tentu mereka sudah memasuki usai sekolah,” katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI