Baru Enam Tambak di Kebumen Sudah Berizin

Editor: Ivan Aditya

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen merasa prihatin, dari 270 lebih tambak udang di empat kecamatan di Kebumen, yaitu Mirit, Klirong, Petanahan dan Puring, hingga Januari 2018 baru 6 tambak yang sudah memiliki surat izin usaha.

"Sejak usaha tambak udang mulai muncul di Kebumen pada Oktober 2014 lalu, hingga Januari 2018 ini ada sekitar 270 buah lebih tambak udang dibuka di 4 kecamatan. Namun baru 6 tambak yang diurus proses perizinannya. Sedangkan selebihnya belum ada tanda-tanda untuk diselesaikan proses perizinannya. Ada beberapa pemilik yang mau mengurus izin perencanaan, namun setelah itu enggan melanjutkan proses berikutnya," ungkap Kabid Izin Usaha Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kebumen, Karyanto SH, di ruang kerjanya, Kamis (25/01/2018).

Karyanto menyatakan tak tahu secara pasti penyebab keengganan mayoritas pemilik tambak di Kebumen untuk mengurus proses perizinan. Padahal Dinas PMPTSP Kebumen pada tahun 2015 hingga 2016 lalu sudah berulangkali melakukan pembinaan terhadap mereka agar mau serius mengurus proses perizinan.

"Bagaimana pun mereka menggunakan lahan-lahan di kawasan yang mesti diatur penggunaannya seperti kawasan pantai yang mesti dikendalikan resiko kerusakan maupun pencemaran lingkungannya. Namun pada kenyataannya, mereka tak mau mempertimbangkan kepentingan lingkungan, hanya mementingkan keuntungan usahanya saja," ujar Karyanto.

Sampai Januari 2018, usaha tambak udang di Kebumen mayoritas berada di Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong, Tegalretno Kecamatan Petanahan dan Surarejan Kecamatan Puring. Sedangkan sebagian tambak lainnya berada di Desa Wiromartan Kecamatan Mirit, Jogosimo Kecamatan Klirong dan Karangrejo Kecamatan Petanahan. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI