Bawaslu Purworejo Antisipasi Politik Uang

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Purworejo bertekad untuk terus memberantas tindak pidana Pemilu, terutama praktik politik uang dalam perhelatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Purworejo Desember mendatang.

“Praktik politik uang ini masih menjadi problem tersendiri bagi kami, penyelenggara Pemilu,” kata Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholiq SH SThI MKn, Rabu (26/08/2020).

Dalam sosialisasi pengawasan partisipatif Pilbub tahun 2020 yang diikuti para palajar dan awak media Purworejo Nur Kholiq menegaskan, bahwa tindak pidana Pemilu ini masih sangat menghantui kegiatan Pilbup. “Dari pengalaman kegiatan Pemilu sebelumnya, cukup banyak praktik politik uang, dan kami berhasil menyelesaikan beberapa kasus ini,” jelasnya.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Purworejo Anik Ratnawati SPd menambahkan, bahwa untuk menekan praktik politik uang ini perlu kerjasama dengan seluruh stakholders dan elemen masyarakat lainnya. Terutama para pemilih pemula agar tidak teracuni proses demokrasi. “Jika para pemilih pemula saja bisa menjadi pelopor memberantas politik uang maka masa depan demokrasi akan bisa berjalan lebih baik,” jelasnya.

Diharapkan pula, agar masyarakat termasuk para pelajar bisa ikut bersama-sama memberantas pelanggaran Pemilu. “Cukup memberitahukan kepada Bawaslu atau jajarannya di tingkat bawah agar pelanggaran yang terjadi bisa segera ditindaklanjuti,” katanya berharap.

Pada kesempatan yang sama penyidik Polres Purworejo Iptu Bruyi Rohman Warsito SH MH mengatakan bahwa Bawaslu, Polres dan Kejaksaan yang tergabung dalam penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) selalu siap untuk memproses setiap pelanggaran yang terkait dengan tindak pidana Pemilu. (Nar)

BERITA REKOMENDASI