Baznas Adakan Pelatihan Usaha

MAGELANG, KRJOGJA.com – Baznas Propinsi Jawa Tengah, menggelar pelatihan tenaga kerja dan teknis kewirausahaan bidang pengolahan makanan dan minuman bagi para mustahik se eks Karesidenan Kedu, di Balai Pelatihan dan Kesehatan (Bapelkes) Kabupaten Magelang. Pelatihan dilaksanakan selama empat hari mulai Kamis hingga Minggu (23-26/1/2020). 

"Pelatihan ini sudah kami lakukan sejak 2017 lalu. Angkatan pertama di laksanakan di eks Karesidenan Solo dengan jumlah peserta 78 orang. Angkatan kedua juga dilaksanakan di eks Karesidenan Solo dengan jumlah peserta 105. Ini masuk angkatan ketiga dengan jumlah peserta sebanyak 78 orang, berasal dari perwakilan eks Karesidenan Kedu. Tujuan kegiatan ini, adalah meningkatan ketrampilan para mustahik (penerima zakat), sehingga bisa berubah status menjadi muzaki (pemberi zakat)," kata Ketua Panitia, drs H Rajimin, disela-sela pembukaan pelatihan tadi.

Disampaikan jika pada tahun 2020 ini, kata Rajimin, akan dilaksanakan tiga angkatan. "Setelah angkatan ketiga ini, akan dilaksanakan angkatan ke empat sekitar tanggal 6 hingga 9 februari untuk eks Karesidenan Banyumas ditambah Wonosobo. Terakhir, akan dilaksanakan pada akhir Maret besok dengan peserta perwakilan eks Karesidenan Semarang," jelasnya.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sukamtono mengapresiasi kegiatan pelatihan ini. Sebelumnya, pihaknya juga mengapresiasi penyaluran zakat yang dilakukan Baznas Propinsi Jawa Tengah yang telah mencapai lebih dari Rp 45 Milyar pada 2020. 

"Semoga melalui penyaluran zakat dan pelatihan kerja dan kewirausahaan ini, benar-benar mampu memberdayakan para kaum mustahik. Dengan begitu, mereka mampu berubah statusnya dari mustahik menjadi muzaki," katanya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI