Baznas Temanggung Santuni Yatim Piatu

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Badan Amil Zakat (Baznas) Nasional Kabupaten Temanggung salurkan bantuan uang tunai pada sekitar 500 anak yatim piatu untuk membantu memenuhi kebutuhan di bulan Ramadan dan Lebaran. Ketua Baznas Kabupaten Temanggung Jundardo mengatakan nilai dana yang disalurkan pada yatim piatu dari keluarga dhuafa mencapai kisaran Rp 150 juta.

"Diharapkan bantuan uang tunai itu bisa memenuhi kebutuhan ramadan dan lebaran," katanya, disela penyaluran bantuan di Pendopo Jenar, Selasa (05/06/2018).

Disampaikan jumlah bantuan untuk per anak memang kecil tetapi bila dibelanjakan mampu menggerakkan ekonomi di Temanggung. Dampak ini yang diharapkan sebab gerakkan ekonomi berarti nanti pada peningkatan kesejahteraan pada semua pihak, termasuk usaha kecil dan menengah.

"Doa kegembiraan atau ucapan terima kasih dari anak yatim piatu keluarga duafa mampu pula menggerakkan perekonomian," katanya.

Dia menyampaikan dana yang disalurkan itu berasal dari zakat yang terkumpul dari PNS di lingkungan Pemkab Temanggung. Dana juga disalurkan untuk bantuan orang sakit, bea siswa tuntas pelajar kaum duafa hingga SMA/SMK, bedah rumah, guru ngaji, fisabilillah dan bimbingan untuk mualaf serta permodalan UMKM. "Nilai bantuan dari ratusan ribu hingga belasan juta," katanya.

Dia mengemukakan pada 2016 Baznas Kabupaten Temanggung mampu menggali dana zakat sebesar Rp 2,7 miliar. Pada 2017 meningkat menjadi Rp 4,2 miliar dan pada 2018 hingga Mei mencapai Rp 1,6 miliar. Target sampai akhir tahun mencapai Rp 5 miliar. "Kami terus menggali potensi-potensi zakat," katanya.

Asisten Sekda Bidang Perekonomian Satwoko mengatakan Baznas harus mampu menggali potensi-potensi zakat di Kabupaten Temanggung sehingga lebih besar lagi dana yang dikelola untuk membantu umat yang membutuhkan. "Semakin banyak warga yang membutuhkan, maka zakat yang digali juga harus berfariatif," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI