Bea Cukai Magelang Musnahkan Rokok Ilegal dan Liquid Vape

Editor: Ivan Aditya

Kepala Kantor Bea Cukai Magelang dengan beberapa barang yang dimusnahkan. (Foto : Thoha)

 

MAGELANG, KRJOGJA.com – Untuk mengkampanyekan Operasi Gempur Rokok Ilegal secara serentak di seluruh Indonesia, sesuai arahan Dirjen Bea dan Cukai, Kantor Bea Cukai Magelang melakukan berbagai kegiatan pengawasan maupun penyuluhan di bidang cukai.

"Kami telah melakukan beberapa kegiatan, seperti operasi pasar, patroli darat, survei harga transaksi pasar, beberapa kali sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat," kata Kepala Kantor Bea Cukai Magelang Endang Retnowaty di sela-sela rangkaian acara pemusnahan barang yang menjadi milik negara eks barang hasil penindakan Tahun 2018 sampai dengan Tahun 2019 di halaman depan Kantor Bea Cukai Magelang, Selasa (17/12/2019).

Dari berbagai kegiatan tersebut, lanjutnya, telah berhasil melakukan 43 kali penindakan terhadap rokok dan hasil pengolahan tembakaum lainnya berupa Liquid Vape ilegal. Barang-barang tersebut berasal dari pelanggar tidak dikenal dan telah melewati proses administrasi sehingga menjadi milik negara.

Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, barang tersebut harus dimusnahkan setelah mendapatkan persetujuan pemusnahan barang yang menjadi milik negara dari Kepala Kantor Wilayah DJKN Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Dalam melaksanakan penindakan, Kantor Bea Cukai Magelang bersinergi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum lainnya dalam rangka kegiatan pengawasan. Kantor Bea Cukai Magelang akan terus berusaha mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Gempur Rokok Ilegal di masyarakat agar dapat mencapai target sesuai yang diamanatkan Menteri Keuangan RI, yaitu sebesar 3 persen di tahun 2019 ini.

"Harapan ke depan pelaku usaha dan masyarakat lebih memahami dan mentaati ketentuan perundangan, sehingga penerimaan negara dari sektor cukai untuk menyokong pembangunan nasional dapat tercapai, iklim usaha dan industri lebih kondusif," katanya.  

Kantor Bea Cukai Magelang menyebutkan ikut ambil bagian dalam komitmen Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Magelang secara gencar melakukan berbagai penindakan dari periode November 2018 sampai Oktober 2019 di seluruh wilayah pengawasan Kantor Bea Cukai Magelang, yang meliputi wilayah Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo.

Dalam periode tersebut telah dilakukan penindakan terhadap 43 kasus barang kena cukai ilegal yang didominasi rokok dan cairan liquid vape ilegal. Dari kasus-kasus tersebut, Bea Cukai Magelang berhasil mengamankan 234.492 batang rokok yang dikemas ke dalam berbagai merek dan jenis, 2.840 gram tembakau iris dan 15.750 mililiter cairan liquid vape.

Dari 43 kasus penindakan yang dilakukan, ditemukan beragam modus pelanggaran yang dilakukan atas barang-barang kena cukai tersebut. Modus pelanggaran yang berhasil ditemukan petugas bea dan cukai didominasi peredaran barang kena cukai tanpa dilekati pita cukai dan peredaran barang kena cukai menggunakan pita cukai palsu. Keseluruhan barang-barang kena cukai ilegal tersebut nilainya ditaksir mencapai lebih dari Rp 176 juta, dengan potensi kerugian negara secara materiil mencapai Rp 112 juta.

Dampak positif dari pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal ini antara lain  pengamanan penerimaan negara dari sektor cukai, perlindungan masyarakat dari barang kena cukai ilegal, serta melindungi masyarakat dari dampak negatif dari konsumsi barang kena cukai ilegal. (Tha)

BERITA REKOMENDASI