Beberapa Nakes di Temanggung Vaksinasi

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Tak sedikit tenaga kesehatan di Kabupaten Temanggung menolak mendapatkan vaksinasi Covid-19 dari pemerintah. Dinas Kesehatan kabupaten setempat masih terus melakukan edukasi serta upaya persuasif agar para nakes bersedia divaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung dr Suparjo MKes mengatakan penolakkan dari sebagian nakes dimungkinkan karena belum mengerti dan paham dengan betul terkait vaksin Covid-19. ” Mereka mungkin teransut dengan berita hoak, atau belum tahu secara mendalam terkait vaksin Covid-19,” kata Supardjo, Selasa (09/02/2021).

Ia mengatakan Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19 terus melakukan pendekatan persuasif dan motivasi agar mau divaksin pada tahap berikutnya. Langkah hukum akan ditempuh jika tetap tidak mau, yakni menjeratnya dengan UU Kesehatan, sebeb vaksinasi pada masa Pandemi adalah wajib yang harus dipatuhi warga.

Nakes yang tidak mau divaksin merupakan tenaga kesehatan yang bekerja di toko obat dan penjualan alat-alat kesehatan, atau bukan ASN. Mereka ini jumlahnya sekitar 10 -15 orang, jumlahnya sangat kecil tetapi tetap harus menjadi perhatian. “Nakes yang terdaftar 3.015 orang yang menolak 10 -15 orang, ini sangat kecil tetapi selain penyitas dan komorbid harus divaksin,” kata dia.

Dikatakan masih ada 500 tenaga kesehatan sasaran terdaftar yang tidak atau belum terimunisasi vaksin Covid-19. Untuk itu petugas terus berusaha komunikasi dengan mereka sehingga dapat segera divaksin. “Untuk Forkompimda, pada hari Selasa ini telah divaksin, sebagian dosis pertama dan sebagian dosis kedua,” katanya.

Bupati Temanggung Al Khadziq mengungkapkan kebahagiannya akhirnya dapat divaksin Covid-19, setelah dua minggu lalu urung karena tekanan darahnya tinggi. “Alhamdulillah saya dapat divaksinasi. Semoga pada dosis kedua pada dua minggu kedepan juga lancar,” kata dia.

Pada Selasa tersebut, sejumlah Forkompimda Temanggung mendapat suntikan vaksin di pendopo Pengayoman oleh petugas dari Puskesmas Temanggung. Hanya Kapolres Temanggung yang mendapatkan dosis ke dua, sedangkan yang lainnya, seperti Ketua DPRD Yunianto dan Dandim 0706 Letkol Kurniawan Hartanto baru pada dosis pertama. (Osy)

BERITA REKOMENDASI