Begini, Seruan Ramadan dan Idul Fitri 1441 H di Tengah Pandemi Covid-19

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Kesepakatan bersama terkait Seruan Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H di tengah pandemi Covid-19, ditandatangani Bupati Kebumen, Kapolres, Dandim, Kepala Kantor Kemenag, Ketua MUI, Ketua PC NU, Ketua PD Muhammadiyah, serta tokoh agama. Seruan shalat tarawih berjamaah di rumah bersama keluarga inti menjadi salah satu yang disepakati.

Kesepakatan ditandatangani setelah rapat persiapan menghadapi Bulan Suci Ramadhan 1441 H yang dipimpim Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz di Kompleks Kantor Bupati Kebumen, Rabu (22/04/20200. Berikut Seruan Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H di tengah Pandemi Covid-19 yang disepakati.

A. PANDUAN IBADAH RAMADHAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
1. Menyikapi wabah Covid-19 yang cenderung meningkat, kepada masyarakat Kabupaten Kebumen untuk menjaga diri dan lingkungannya, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dan mencegah penyebaran wabah Korona tersebut.
2. Umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan baik berdasarkan ketentuan fiqih ibadah.
3. Sholat tarawih dilaksanakan di rumah masing-masing.
4. Kegiatan tarawih keliling ditiadakan.
5. Tilawah atau tadarus Alquran dilakukan di rumah masing-masing berdasarkan perintah Rasululloh SAW untuk menyinari rumah dengan tilawah Alquran.
6. Buka puasa bersama, baik di lembaga pemerintah, swasta, ormas, masjid, musala, maupun tempat-tempat umum ditiadakan.
7. Peringatan Nuzulul Qur’an berbentuk tabligh atau pengajian umum dengan menghadirkan massa ditiadakan.
8. Tidak melakukan i’tikaf pada bulan Ramadhan di masjid atau musala.
9. Kegiatan takbir keliling ditiadakan, takbir cukup dilakukan di masjid dan musala menggunakan pengeras suara, maksimal 3 orang dan tetap memperhatikan protokol Covid-19.
10. Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di masjid, musala, dan di lapangan ditiadakan, kecuali ada fatwa MUI pada saat menjelang waktunya.
11. Pelaksanaan pengumpulan dan penyaluran zakat dilaksanakan dengan menghindari kontak fisik dan tetap memperhatikan protokol Covid-19 tentang pembatasan sosial.
12. Untuk menjaga kekhusyuan pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan, diharapkan senantiasa memperhatikan instruksi pemerintah pusat dan daerah terkait pencegahan dan penanganan Covid-19.

BERITA REKOMENDASI