Beli Takjil dengan Sampah di Pasar Uwuh Trirejo

Menurutnya, terobosan itu cukup berhasil karena beberapa pemuda yang memang sudah memiliki tabungan sampah, membawanya ke Pasar Uwuh. “Sampah itu kami kumpulkan dan diproses di bank sampah. Sebenarnya metode itu sama halnya kebiasaan warga sehari-hari, yakni mengumpulkan dan memilah sampah, lalu disetorkan ke bank sampah,” paparnya.

Kendati demikian, aturan menukarkan sampah tidak dilaksanakan secara kaku di Pasar Uwuh. Konsumen yang tidak membawa sampah, tetap bisa berbelanja aneka takjil dengan uang yang mereka bawa.

Dikatakan, konsep belanja takjil dengan sampah dilakukan untuk memacu masyarakat semakin giat menjaga lingkungan. “Ini misi sosial, mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kelestarian lingkungan, terutama menjaganya dari sampah. Sekaligus juga mengingatkan masyarakat bahwa sampah itu memiliki nilai ekonomi,” tegasnya.

BERITA REKOMENDASI