Belum Juga Reda, Magelang Tambah 10 Pasien Covid-19

Sementara peta sebaran pasien positif diwilayah ini, lanjut Nanda, saat ini ada 17 dari 21 kecamatan yang warganya telah terpapar Covid-19. Paling banyak Kecamatan Mertoyudan dengan 30 orang. Kemudian Kecamatan Tempuran dan Secang dengan 17 dan 13 orang. Untuk Kecamatan Salam dan Tegalrejo, masing-masing ada 12 orang. Disusul Salaman dan Mungkid, dengan masing-masing 10 orang. Selanjutnya, di Kecamatan Bandongan, Grabag dan Muntilan dengan 7, 6 dan 4 orang. “Di kecamatan Borobudur, Windusari dan Sawangan, masing-masing ada tiga orang. Kemudian di Kajoran dan Candimulyo, masing-masing ada dua orang. Terakhir tersebar di Ngluwar dan Dukun dengan satu orang,” sebutnya.

Sedang untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), saat ini ada empat tambahan baru. Dua diantaranya berasal daro Mertoyudan, dan satu orang dari Mungkid dan Secang. Selain itu juga ada empat PDP yang alih status ke positif. Dua diantaranya dari Mungkid dan satu orang dari Salam dan Sawangan. Meski demikian, ada tiga PDP yang sembuh. Mereka berasal dari Mertoyudan, Sawangan dan Ngablak. “Dengan tambahan empat baru, empat alih status ke positif dan tiga sembuh itu, jumlah kumulatif PDP saat ini menjadi 555 orang. Rinciannya, 13 dirawat dirumah sakit, 480 sembuh dan 62 meninggal,” lanjutnya.

Dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif dan PDP itu, menandakan jika Virus Corona di Kabupaten Magelang masih ada. Terkait hal itu, pihaknya minta kepada masyarakat agar mentaati Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbub Kabupaten Magelang No. 38 Tahun 2020 tentang pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan. Diantaranya melakukan pengecekan suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak minimal satu meter dan menghindari kerumunan serta disiplin mematuhi protokol kesehatan. “Hal lainnya, mengkonsumsi makanan bergizi, olah raga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI