Belum Punya E-KTP, Disdukcapil Magelang Jemput Bola

MAGELANG, KRJOGJA.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang melakukan jemput bola perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) ke rumah-rumah warga, termasuk yang menyandang disabilitas.

Kepala Disdukcapil Kota Magelang Drs Hartoko kepada wartawan, Selasa (23/1/2018) mengatakan disabilitas fisik atau mental tidak bisa dijadikan alasan bagi seseorang untuk tidak memiliki KTP Elektronik. Sebab, KTP-El merupakan identitas resmi dan harus dimiliki setiap penduduk yang telah mencapai usia wajib KTP, yaitu berusia 17 tahun ke atas atau telah menikah. 

"Karena pentingnya fungsi KTP-El ini, Disdukcapil Kota Magelang melakukan jemput bola bagi warga yang belum memiliki KPT. Khususnya warga penyandang disabilitas."

Dia menjelaskan hingga akhir Bulan Desember 2017 lalu, masih ada sebanyak 6,49 persen atau 6.440 warga di Kota Magelang yang belum melakukan perekaman. Jumlah wajib KTP-El di Kota Magelang sekitar 99.292 orang.

Saat ini, kata Hartoko Disdukcapil telah memiliki 'by name, by address' warga yang belum melakukan perekaman data KTP-El. Mereka tersebar di seluruh RT di Kota Magelang. Nantinya, para Ketua RT akan melakukan pengecekan ke alamat tersebut untuk kemudian melaporkan kepada Disdukcapil.

"Ada empat kategori yang kita pisahkan. Yakni meninggal dunia, pindah luar daerah, tidak tahu, lain-lain (masih domisili di tempat tersebut, tapi rumahnya kosong), serta warga yang masih bertempat tinggal di lokasi semula," terangnya. 

Dari sebanyak 6.440 orang yang belum melakukan perekaman data KTP, lanjut Hartoko, paling banyak adalah warga yang pindah keluar daerah, mencapai sekitar 30 persen. Hal itu sesuai klarifikasi RT/RW. (Tha)

BERITA REKOMENDASI