Bencana Butuh-Grabag Tidak Berstatus Darurat

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Bencana banjir di Kecamatan Grabag dan Butuh Kabupaten Purworejo tidak ditetapkan menjadi darurat bencana. Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menilai, bencana sanggup ditangani oleh sumber daya yang dimiliki kabupaten. 

Agus Bastian mengatakan, banjir di Grabag dan Butuh itu lebih ringan apabila dibandingkan peristiwa serupa tahun 2013 silam. "Ini saya kira dampaknya tidak begitu masif, tetap berdampak, tetap mengganggu, namun skalanya tidak besar," ungkapnya kepada KRJOGJA.com, Jumat (18/1/2019). 

Menurutnya, aparat terkait di Purworejo berbuat sigap mengatasi dampak bencana yang dirasakan masyarakat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo menjadi motor penanganan bencana bersama Kodim 0708, Polres Purworejo dan lembaga terkait lainnya. 

Dikatakan, banjir di dua wilayah itu merupakan peristiwa ulangan. Pemerintah, katanya, berupaya mengatasi bencana dengan menormalisasi sejumlah sungai dan membangun tanggul sungai.  

Pembangunan tanggul, lanjutnya, dinilai efektif karena tidak ada yang jebol meski debit sungai melonjak drastis. Namun genangan justru muncul dari areal persawahan, drainase dan sungai-sungai kecil yang mengalir di Butuh dan Grabag. "Kita coba kaji lagi, kira-kira apa penyebab banjir, sehingga bisa segera dibuat kebijakan untuk mengatasinya," ucap bupati. 

Dalam kunjungan di Wironatan dan Trimulyo, bupati menyerahkan bantuan kepada korban bencana. Bupati juga mengecek dapur umum dan fasilitas layanan kesehatan untuk pengungsi.(Jas)

BERITA REKOMENDASI