Benih Cabai Palsu Beredar, Petani Resah

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Petani resah dengan peredaran benih cabai palsu. Kemasan benih ini menyerupai merek terkenal hanya saja gambar pada kemasan kurang jelas dan tidak ada tanggal kadaluarsa. Selain itu, harganya jauh lebih murah.

Pemilik pembenihan cabai di Kelurahan Kowangan Miftah (30), Kamis (4/8) mengatakan sasaran penjualan benih palsu adalah pemilik pembenihan dan petani kecil. Mereka yang mengaku dari Magelang menawarkan harga benih sekitar Rp 80 ribu per bungkus isi 2000 benih untuk merek seperti Jacko 99. Padahal merek itu harga termurah di toko pertanian Rp 100 ribu per bungkus.

“Sales benih ini sangat pintar merayu, bahkan disebut produk terbaru dengan hasil jauh lebih banyak dari produk lain," katanya.

Dia mengemukakan sempat akan membeli produk tersebut, tetapi karena menemukan sejumlah kejanggalan sehingga mengurungkannya. Kejanggalan itu diantaranya tidak ada tanggal kadaluarsa, gambar kemasan buram dan harga yang jauh lebih murah. Produk semacam itu biasanya palsu atau benih lama yang dikemas ulang.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan, Kabupaten Temanggung, Harnani Imtikhandari menyampaikan pada petani untuk mewaspadai penjualan benih palsu sebab akan merugikan petani sendiri. " Petani harus waspada, penjualan benih palsu sudah semakin lihai," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI