Bentuk BTB, Baznas Kabupaten Magelang Peduli Bencana

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG, KRJOGJA.com – Apa yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Magelang, untuk mentasarufkan (menyalurkan) Zakat, Infak dan Shodaqoh, patut diapresiasi. Sadar berada di daerah rawan bencana Erupsi Gunung Merapi, penyalurannya tidak melulu pada asnaf fakir miskin, sabilillah, muallaf dan amil saja, namun dilakukan juga dalam bentuk lain.

Adalah Baznas Tanggap Bencana (BTB). Di Jawa Tengah, tidak semua Baznas Kabupaten/Kota terdapat BTB. BTB salah satunya dibentuk di Kabupaten Magelang pada 10 Maret 2020 lalu, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Pengurangan Risiko Bencana (PRB) melalui edukasi; menangani korban bencana melalui tahapan Rescue, Relief, Recovery, Recontruction; serta menumbuhkan jiwa kerelawanan di masyarakat, menguatkan kapasitas dan membangun jaringan Relawan.

“BTB ini didirikan salah satunya untuk mendistribusikan dan pendayagunaan Baznas guna mengurangi dampak bencana yang mengakibatkan kemiskinan dan menekan resiko keterparahan dan kemiskinan, akibat bencana,” kata Koordinator Lapangan Baznas BTB Kabupaten Magelang, Mardan, Sabtu (12/12/2020).

Disampaikan Mardan, Baznas BTB Kabupaten Magelang telah banyak melakukan kegiatan tanggap kebencanaan, diantaranya ikut evakuasi korban laka air di Turi, Sleman. Kemudian, penyemprotan disinfektan di 200 masjid, utamanya yang sering dijadikan transit sholat masyarakat luar daerah. Selain itu juga membantu evakuasi pengungsi erupsi merapi, giat bersih di rumah yang roboh, dan kegiatan tanggap bencana lainnya.

“Meski baru seumur jagung, Baznas BTB Kabupaten Magelang, telah berhasil mendapatkan prestasi berupa mendapatkan predikat kelompok aktif dari regional 3 dalam kegiatan National Disaster Response Class (NDRC) 2020 yang diselenggarakan oleh BTB Pusat,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI