Berikut, Jurus Pemkab Kebumen Antisipasi Gagal Bayar

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Akibat terlambat penyelesaiannya, sejumlah  proyek fisik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen tahun anggaran 2018 lalu mengalami gagal bayar.  Guna mengantisipasi agar kejadian serupa tak terulang lagi, Pemkab Kebumen kini merencanakan akan melelang dini sejumlah proyek fisik tahun anggaran 2020. Yakni, dengan melelangnya di bulan Desember
2019 setelah APBD 2020 Kebumen disetujui DPRD Kebumen.

"Bila dilelang Desember 2019, maka diperkirakan Mei 2020 atau  sebelum Lebaran 2020 proyek tersebut sudah bisa difungsikan," ujar 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen,  Haryono Wahyudi MT, di ruang kerjanya, Kamis (14/11/2019).

Terkait proyek-proyek gagal bayar tersebut menurut Haryono disebabkan  waktu penyelesaiannya sangat mepet, yaitu di bulan Desember 2018.  Bahkan, melampaui jadwal yang sudah ditentukan. "Padahal penyelesaian fisik proyek di bulan Desember sangat 
beresiko mengalami banyak kendala. Disamping kendala cuaca berupa  tingginya curah hujan, juga penyelesaian urusan administrasi yang 
cenderung lamban," papar Haryono.

Menurut Haryono, terhadap semua proyek fisik guna mendapatkan  pembayaran atas biaya proyek, maka dipersyaratkan harus lulus uji
laboratorium pada sampel material proyek.  Bila uji laboratorium itu dilakukan pada bulan Desember, maka hasil  uji baru bisa keluar paling cepat 1 minggu. Setelah itu, untuk  pengurusan administrasi pembayarannya juga tak bisa cepat.

"Di bulan Desember atau akhir tahun anggaran, biasanya laboratorium uji sangat sibuk menerima order pengujian dari
proyek-proyek pemerintah berbagai daerah. Begitu pula halnya  dengan instansi yang mengurusi pembayaran proyek, punya beban
kerja yang tinggi untuk menyelesaikan urusan anggaran," ujar Haryono. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI