Besok, Nasabah PD BKK Pringsurat Mulai Cairkan Deposito

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Nasabah PD BKK Pringsurat Temanggung tetap akan cairkan deposito berjangka dan tabungan, sesuai undangan dan jatuh tempo, meski kondisi lembaga keuangan milik pemerintah itu tengah bermasalah, Selasa (4/2).

Ketua paguyuban nasabah PD BKK Pringsurat Joko Yuwono mengatakan nasabah akan datang ke kantor PD BKK Pringsurat untuk mencairkan donatur dan tabungan secara serentak pada  4 Februari 2020. Tanggal itu sesuai tanggal yang tertera di giro bilyet dan deposito, bahwa pembayaran mulai ditangani pada tanggal tersebut. "Kami akan datang, sesuai undangan. Kami akan ke kantor PD BKK Pringsurat. Kami akan ambil hak kami," kata Joko, Senin (3/2).

Dia mengatakan pemerintah selaku pemilik PD BKK Pringsurat, harus menyediakan dana nasabah. Agar permasalahan selesai, yakni kembalinya dana masyarakat setelah dihimpun PD BKK Pringsurat.

Dikatakan deposito berjangka dan tabungan itu, berawal dari sisa dana yang belum dicairkan pada 2019 lalu. Saat itu ada dana talangan dari Gubernur Jateng, sekitar Rp 13 miliar. "Sisa dana pencairan itu dijamin dan dijanjikan dicairkan berikutnya dengan mengeluarkan deposito berjangka dan tabungan," katanya.

Dikatakan, bunga deposito 7 persen dan bunga tabungan 2,5 persen, dengan masa berlaku 12 bulan, berlaku 4 Februari 2019 – 4 Februari 2020. Namun ada yang tanggal 5, 6, 7 dan 8 Februari. Jika tidak dicairkan sesuai jadwal maka berarti nasabah secara otomatis memperpanjang deposito, dan PD BKK Pringsurat harus membuat surat perjanjian atau deposito lagi.

Dia menyampaikan bila kantor PD BKK Pringsurat tutup maka pihaknya akan datang ke kantor sekretariat daerah. Sebab, pemegang saham kedua, yakni Bupati Temanggung yang punya saham sekitar 49 persen berkantor di sekda, sedangkan pemilik saham terbesar Gubernur 51 persen. " Kami akan meminta uang dibayarkan oleh Bupati. kami sudah koordinasi jauh hari akan jatuh tempo pembayaran itu," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI