Bimtek Aplikasi SiJaka, Kejaksaan Tidak Terkait dengan Vendor

MAGELANG, KRJOGJA.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magelang, memberikan klarifikasi perihal pelaksaan Bimtek aplikasi Sistem Informasi Jaga Kawal Dana Desa (SiJaka) yang sempat menjadi sorotan dan polemik di jajaran Kepala Desa diwilayah ini, Selasa (18/8/2020).

“Untuk kegiatan ini, kami hanya sebagai nara sumber dan sama sekali tidak memiliki aplikasi seperti yang diberitakan dibeberapa media itu. Aplikasi tersebut adalah milik vendor atau pihak III. Untuk pembiayaan pelaksanaan Bimtek dan operasionalisasi Aplikasi SiJaka Dana Desa bukan untuk aplikasi pengawasan di tempat kami,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magelang, Edi Irsan Kurniawan.

Dijelaskan, sebelumnya pelaksanaan Bimtek SiJaka Dana Desa dilaksanakan sebanyak dua kali. Yakni pada 27 – 29 Juli 2020 dan 03 dan 5 Agustus 2020. Dalam Bimtek tersebut Posisi Kejaksaan diundang sebagai nara sumber. “Dan perlu kami tegaskan bahwa tidak ada keterkaitan antara Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang dengan vendor/pihak III,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI