Birokrasi Harus Diisi Kader Pro NKRI

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Temanggung mendukung kaderisasi Muhammadiyah di jajaran birokrasi, dengan mengisi jabatan-jabatan strategis. Sebab Muhammadiyah dan kadernya tidak diragukan lagi kompetensi dan dedikasinya untuk kejayaan NKRI.

“Birokrasi harus diisi oleh kader-kader yang tidak diragukan lagi dalam ber-NKRI. Kaderisasi birokrasi harus diisi dari Muhammadiyah dan NU. Juga kader ormas yang dalam ber NKRI tidak diragukan. Jangan diisi mereka yang dalam berNKRInya diragukan,” kata Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq, Selasa (27/10/2020).

Dia mengatakan itu pada pembukaan dan peletakan batu pertama pembangunan SMP Muhammadiyah program khusus Temanggung. Lahan pembangunan di tanah wakaf ustads Anwar Arfa, yang diwakili oleh Anif Punto. Pada even itu, bupati berkenan menandatangani prasasti, membuka tirai pembangunan dan peletakkan batu pertama.

Bupati mengatakan peran Muhammadiyah dalam pembangunan khususnya di dunia pendidikan sangat besar. Muhammadiyah mendidik warga tanpa membedakan golongan dan dalam pendidikan itu mengutamakan untuk menumbuhkan jiwa kenegarawanan yang luas.

“Muhammadiyah dalam pelibatan di dunia pendidikan untuk kepentingan agama, bangsa dan negara secara ikhlas,” kata dia, sembari menyampaikan harapan pembangunan SMP program khusus tersebut mampu melahirkan kader dan generasi penerus untuk kemajuan agama, bangsa dan negara.

Ketua Panitia Pembangunan Tofan Sugiyanto mengatakan pembangunan SMP Muhammadiyah program khusus sebagai berikhtiar dalam mencetak generasi penerus yang berakhlakul karimah, berkarakter dan punya ilmu pengetahuan yang mumpuni.

Dia mengatakan keunggulan dari SMP Muhammadiyah program khusus tersebut adalah pengantar pembelajaran dengan bahasa Inggris dan Jepang, serta penggunaan teknologi informasi.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Temanggung Asyari Muhadi mengatakan pembangunan SMP tersebut sebagai amanah Musyawarah Daerah. ” Pembangunan sekolah tidak boleh mundur dan pantang jalan ke belakang,” katanya.

Sekolah, katanya, harus dikerjakan menjadi yang terbaik, jangan nanti sampai nanti ditinggalkan warga karena kecewa dengan kualitas, atau tidak sesuai yang diprogramkan. ” Kami juga berterimakasih pada ustads Anwar Arfa, yang telah mewakafkan tanahnya untuk dibangun sekolah,” kata dia. (Osy)

BERITA REKOMENDASI