BMKG Ajak Petani Kenali Iklim

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Kepala BMKG Prof Dwikorita Karnawati mengatakan iklim di wilayah Indonesia semakin beragam dan sulit diprediksi, maka itu langkah adaptasi iklim perlu semakin digalakkan guna memperkuat kapasitas sektor pertanian terhadap dampak perubahan iklim yang sedang dan akan terjadi. 

"Respon Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam mendukung aksi adaptasi itu telah melaksanakan peningkatan pemahaman informasi iklim bagi patra penyuluh pertanian dan petani dalam bentuk Sekolah Lapang Iklim (SLI)," kata Kepala BMKG Prof Dwikorita Karnawati, pada petupan SLI 3 di Dusun Paladan Desa Tegalsari Kecamatan Kedu, Selasa (9/7).

Dia mengatakan SLI menjadi salah satu prioritas program nasional yakni memberdayakan petani untuk melek iklim, sehingga bisa memahami iklim untuk 3-6 bulan kedepan, dengan begitu dapat merancang atau memutuskan tanaman dan benih yang ditanan, atau justru menundanya. " Diketahuinya iklim, petani bisa memutuskan untuk menunda, mempercepat atau memodifikasi jenis bibitnya yang ditanam," katanya.

Kepala BMKG Semarang Tuban Wiyoso mengatakan manfaat yang diharapkan dari SLI antara lain, peserta dapat memahami dan mensosialisasikan informasi iklim pada petani dalam bahasa yang mudah sehingga dapat dimanfaatkan dengam baik. Petani dapat melakukan langkah adaptasi iklim ekstrem untuk mengamankan produksi pertanian masing-masing dan mengubah traditional farming menjadi scientific farming. (Osy)

BERITA REKOMENDASI