BNN Tes Urin Sipir Rutan

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Temanggung tes urin sipir rumah tahanan kelas II B kabupaten setempat, Rabu (13/02/2019). Tes ini digelar untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkotika.

Kepala Rutan Kelas II B Bambang Wijonarko mengatakan terdapat sekitar 40 sipir dan semuanya menjalani tes urin. Satu sipir yang sedang tidak masuk kerja akan diperiksa begitu masuk. "Kami pastikan semua sipir tidak ada yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba," katanya disela pemeriksaan urin.

Dikatakan tes urin merupakan program dari Kementerian Kehakiman dan HAM. Tes urin tidak sekali, tetapi beberapa waktu sebelumnya juga dilakukan hal yang sama. Pada tes urin, pimpinan tidak memberitahukan pada pegawai demi kemurnian hasil.

"Jika ada sipir yang terlibat penyalahgunaan narkoba, akan ditindaklanjuti. Jika memang bersalah akan ditindak sesuai aturan, seperti pembinaan di kantor wilayah," katanya.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Temanggung, Soni Hendrawan mengatakan terdapat sekitar 40 sipir yang menjalani tes urin dan semuanya nihil. "Tidak ada sipir yang positif konsumsi narkoba," katanya.

Dikatakan BNN bekerja sama dengan sejumlah intansi pemerintah untuk pemeriksaan urin pada pegawainya. Hal ini untuk mencari penyalahgunaan narkotika di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

"Tidak hanya di Temanggung, ASN di Wonosobo juga akan dites urin. ASN harus bersih dari penyalahgunaan narkoba," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI