BNNK Temanggung Amankan 42 Ribu Pil Koplo

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – BNN Kabupaten Temanggung amankan 42.790 butir pil daftar G dari dua warga pengedar, Ras (27) warga Desa Sriwungu Kecamatan Tlogomulyo dan Ys (28) warga Kelurahan Butuh Kecamatan Temanggung dalam sebuah operasi. Hasil operasi itu, BNNK mengklaim berhasil pangkas untuk pesta pil daftar G pada lebaran dan paska lebaran.

Penyidik BNNP Jateng Kompol Eko Sumbodo mengatakan pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat yang direspon cepat BNN, bahwa pada Senin (10/05/2021) akan ada transaksi obat daftar G di Wilayah Jampiroso.

“Tim pemberantasan segera lakukan penyelidikan. Pada pukul 11.00 terlihat dua warga dengan 3 paket kardus di tempat kejadian perkara. Tim segera mendatangi dan membuka kardus berisi pil daftar G. Keduanya ditangkap dan barang bukti diamankan,” kata Eko Sumbodo, Selasa (11/05/2021).

Eko Sumbodo mengatakan BNN Provinsi Jateng mem-backup dalam ungkap kasus itu. Barang bukti yang diamankan yakni 9790 butir pil Trihexyphenidyl kemasan strip dan 33.000 butir pil Yarindu. Selain itu dua telphon genggam yang digunakan untuk transaksi atau pemesanan melalui Online.

Dari keterangan tersangka, kata dia, telah delapan kali order dengan online ke Jakarta, hingga yang ke delapan ditangkap. Pembeli pil daftar G adalah pelajar. Sedang untuk pemesanan terakhir untuk pesta lebaran dan paska lebaran di Kecamatan Candiroto, Parakan dan Temanggung.

Karena obat-obat daftar G bukan kewenangan BNN, kata dia, kasus tersebut dilimpahkan pada Polres Temanggung untuk dilakukan proses lanjut penyelidikan. Tersangka dan barang bukti juga dilimpahkan.

Dikemukakan penanganan tersebut sebagai langkah kerjasama yang bagus antara BNN dengan Polri dan merupakan bentuk sinergitas kedua instansi dalam penegakkan hukum juga mencegah tumpang tindih kewenangan masing-masing instansi.

“Kami limpahkan ke Polres, sehingga pencegahan pemberantasan peredaran gelap narkotika di Temanggung semakin efektif dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata dia.

Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo mengatakan sangat berterimakasih atas kinerja BNN yang telah amankan obat terlarang daftar G. “Ini adalah tangkapan paling besar di Temanggung, jika beredar akan rusak generasi muda,” kata dia.

Dia berharap kondisi di Temanggung semakin kondusif dan tidak ada peredaran narkotika, miras dan obat daftar G, pada lebaran dan paska lebaran. (Osy)

BERITA REKOMENDASI