BNNK Temanggung Rehabilitasi 42 Penyalahguna Narkoba

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Sepanjang tahun 2018, BNNK Temanggung merehabilitasi 42 penyalahguna Narkoba, baik di Lembaga Rehabilitasi Intansi Pemerintah (LRIP), Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (LRKM) maupun di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL). Selain itu telah pula memberikan layanan pascarehabilitasi pada 26 mantan penyalahguna Narkoba.

"Mereka direhabilitasi di Lembaga Rehabilitasi Intansi Pemerintah dan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat yang bekerja sama dengan BNNK Temanggung yaitu RSUD Temanggung, RSU Gunung Sawo Temanggung, Klinik Pratama Brastomolo dan RS PKU Muhammadiyah Temanggung," kata Kepala BNNK Kabupaten Temanggung, AKBP Reni Puspita, Jumat (21/12/2018).

Dia mengatakan untuk mendukung kegiatan Rehabilitasi Berkelanjutan, terdapat layanan pascarehabilitasi di BNNK Temanggung. pada 2018 untuk layanan pascarehabilitasi Reguler sebanyak 26 orang dan layanan rawat lanjut sebanyak 24 orang.

Layanan pascarehabilitasi, diterangkan bertujuan untuk membawa mantan penyalahguna hingga titik total abstinen (berhenti total menggunakan Narkoba) dan menurunkan angka kekambuhan yang biasa dialami mantan penyalahguna Narkoba. "Sehingga outcome yaitu pulih, produktif dan berfungsi sosial," katanya.

Selain memberikan layanan rehabilitasi dan pascarehabilitasi, kata dia BNNK Temanggung telah memberikan layanan asesmen terpadu kepada 5 orang tersangka yang sedang menjalankan proses hukum. (Osy)

BERITA REKOMENDASI