Bogowonto Banjir, Ratusan Warga Bagelen Mengungsi

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Hujan lebat yang mengguyur Purworejo sejak Rabu pagi, menyebabkan sungai-sungai wilayah itu meluap, Kamis (5/3/2020). Banjir terparah dilaporkan terjadi di Kecamatan Bagelen dan Purwodadi, akibat luapan Sungai Bogowonto.

Banjir di Bagelen melanda Desa Dadirejo, Bapangsari dan Bugel, sedangkan di Purwodadi terjadi di Ketangi, Jenar Wetan, dan Purwosari. Luapan Sungai Bogowonto menggenangi permukiman hingga kedalaman lebih dari satu meter.

Namun dari beberapa desa itu, hanya warga Dadirejo dan Bagelen yang mengungsi. “Warga meninggalkan rumah dan memilih mengungsi karena kondisi air cukup tinggi hingga warga khawatir dengan keselamatannya,” tutur Danramil Bagelen Kapten Widodo, kepada KRJOGJA.com, Kamis (5/3/2020) malam.

Sebanyak 84 jiwa warga Dusun Bojong dan 68 di Sangkalan Bapangsari, mengungsi ke masjid terdekat. Sementara 65 warga di Desa Dadirejo mengungsi di Puskesmas Wojo dan rumah Kadus Jambu. “Total ada 217 pengungsi, tetapi menjelang sore ada yang pulang, seiring mulai surutnya genangan,” ujarnya.

Namun, katanya, ada sebagian warga yang tidak mengungsi. Mereka membuat panggung dalam rumah untuk menghindari genangan. “Meski tetap kurang aman, kami tidak bisa memaksa. Kami berharap banjir segera surut,” paparnya.(Jas)

BERITA TERKAIT