Borobudur Marathon 2018 Tampilkan Blue Line Sepanjang Rute

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRJogja.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali mengadakan Borobudur Marathon, Minggu (18/11/2018). Kalau dalam Borobudur Marathon 2017 lalu hadir dengan tema “Reborn Harmony”, Borobudur Marathon 2018 Powered by Bank Jateng hadir melanjutkan semangat kelahiran kembali pada 2018 dengan membawakan tema “Raising Harmony”. 

Melalui tema tersebut, niat yang telah lahir diharapkan dapat tumbuh dalam keselarasan menjadi sebuah keinginan dan usaha untuk melakukan aksi nyata (jumbuhing karep lan daya). Borobudur Marathon memiliki tiga pilar utama, yaitu Raising Harmony (Tumbuh dalam Keselarasan), Cultural Immersion (Keterlibatan Budaya Lokal) dan Sport Tourism (Olahraga Wisata).

Borobudur Marathon 2018 Powered by Bank Jateng bukan sekedar perlombaan maraton. Melalui kedua pilar lainnya, Cultural Immersion dan Sport Tourism, Borobudur Marathon menjadi perlombaan marathon yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal dalam rangkaian acara. 

Bentuk budaya lokal yang diangkat adalah atraksi dan atribut khas Magelang yang dikemas sedemikian rupa untuk mendukung proses acara, seperti cheering zone dan homestay.  Melalui aktivitas aktivitas tersebut, hal inidiharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan sektor ekonomi dan pariwisata di kawasan Candi Borobudur dan Magelang. 

“Sebelum Marathon ini dimulai, kami menggelar juga Friendship Run yang merupakan acara lari yang menempuh jarak 3,7 kilometer dengan rute di sekitar kawasan situs budaya Candi Pawon. Kami berharap melalui acara ini dapat memberikan dampak yang signifikan kepada sektor pariwisata dan ekonomi di Magelang dan sekitarnya.” kata panitia kegiatan, Adi Prinantyo.

Ada tiga kategori dalam Borobudur Marathon yaitu maraton dengan jarak 42,195 kilometer atau full marathon, Half Marathon 21,1 kilometer, dan 10k dengan jarak 10 kilometer, dengan total hadiah Rp 2 milyar rupiah dan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti acara Marathon di
Tokyo.

Tahun ini, Borobudur Marathon juga menambahkan Blue Line di sepanjang rute maraton. Sebagai marathon pertama di Indonesia yang menggunakan Blue Line, diharapkan dapat menunjukan para pelari jalur tercepat dan paling efisien menuju ke garis finis melalui gambar sepanjang maraton.

“Melalui konsep Sport Tourism yang menjadi keunggulan acara ini, kami berharap Borobudur Marathon tahun ini dapat memiliki kontribusi positif terhadap pengembangan ekonomi masyarakat dan sektor pariwisata di kawasan Borobudur.”  Kata Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno. Kesuksesan Borobudur Marathon tahun ini didukung penuh oleh BankJateng. Melalui dukungan tersebut, Borobudur Marathon 2018 Powered by Bank Jateng diharapkan dapat semakin maksimal untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di Jawa Tengah. 

Start dan finish lomba Borobudur Maraton 2018 ini berada di areal Taman Lumbini yang ada di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) Magelang. Minggu pagi pukul 05.00 untuk kategori full maraton berangkat dari garis start, 30 menit kemudian disusul peserta half marathon, dan kemudian ganti diberangkatkan peserta kategori 10K. Pemred Harian Kompas Budiman Tanuredjo di forum press conference “Borobudur Marathon 2018 Powered by Bank Jateng” di Grand Artos Hotel and Convention Magelang, Sabtu (17/11/2018) mengatakan tercatat ada 10 ribu peserta yang mengikuti Borobudur Marathon 2018 ini. Ada 205 peserta dari 30 negera yang juga mengikuti kegiatan ini. (Tha)

 

BERITA REKOMENDASI