BPBD Purworejo Siapkan 2.600 Tangki Air Bersih

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Musim kemarau belum datang, namun tandanya sudah mulai muncul seiring jarangnya hujan mengguyur di Kabupaten Purworejo. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat tidak tinggal diam, 2.600 tangki air bersih telah disiapkan untuk didistribusikan ke daerah kekeringan.

Kepala BPBD Purworejo Drs Boedi Hardjono mengatakan, alokasi tersebut diperkirakan cukup memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. "Kami kira alokasinya akan melebihi kebutuhan," ujarnya kepada KRJOGJA.com, Sabtu (26/05/2018).

Boedi optimis tidak akan kekurangan karena melihat tren penyaluran bantuan yang turun. Pada tahun 2016, BPBD menyalurkan 1.050 tangki air bersih.

Penyaluran bantuan tahun 2017 turun menjadi 350 tangki. Penurunan itu mengindikasikan masyarakat daerah terdampak mulai bisa mengatasi persoalan kekeringan secara mandiri.

Menurutnya, masyarakat memanfaatkan berbagai bantuan pemerintah untuk membangun sarana air bersih di desa mereka. "Ada beberapa desa langganan bantuan air bersih, tahu  kemarin tidak minta lagi. Warga berhasil mengatasi masalah, mereka dapat bantuan Pamsimas atau bangun sarana air bersih dengan dana desa," terangnya.

BPBD Purworejo juga meminta masyarakat untuk mempersiapkan diri menerima bantuan air bersih. "Masyarakat harus siap, gunakan sarana dan prasarana untuk penampungan air bersih, di desa punya plastik terpal atau bak penampungan Pamsimas," ucapnya.

Pihak BPBD, katanya, menunggu informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait kapan terjadinya kemarau si Purworejo. Namun, msim kemarau diperkirakan melanda Purworejo akhir Mei hingga awal Juni 2018. "Untuk kepastiannya masih menunggu informasi, tetapi kami berharap kemarau tidak begitu kering," tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI