BPBD Temanggung Luncurkan Aplikasi Pelaporan Bencana

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – BPBD Temanggung melucurkan aplikasi pelaporan bencana untuk memangkas birokrasi pelaporan. Aplikasi itu adalah sistem informasi notifikasi kebencanaan (Sinotika).

Kepala BPBD Temanggung Sukarmei mengatakan melalui Sinotika masyarakat dapat melaporkan secara cepat, sehingga tidak usah menunggu bentuk cetak. Laporan tidak lagi menunggu surat-menyurat, dan dukumen hard kopi, tetapi cukup dari RT, RW dan desa.

“Jadi kebencanaan tidak usah melapor secara manual. Karena keinginan kami, dalam melaporkan cukup dua menit, sudah sampai untuk ditindak lanjuti. Sehingga tidak terlambat dalam penanganan bencana alam,” kata Sukarmei pada peluncuran Sinotika dan HUT BPBD Temangung ke 9, Selasa (27/10/2020).

Disampaikan aplikasi dipegang ketua RT, RW, kepala desa, camat dan perangkat desa yang terkait dengan kebencanaan. Harapannya laporan segera masuk dan tertangani, termasuk mendapat bantuan pada korban.

Dia mengatakan Temanggung mempunyai suatu alam yang luar biasa baik dari segi pegunungan maupun sumber daya alam yang subur. Tetapi dibalik itu menyimpan suatu permasalah yang cukup pelik. yakni Temanggung berada di daerah potensi bencana alam.

“Bencana dapat terjadi setiap saat, karenanya kita siaga 24 jam, dan meluncurkan aplikasi Sinotika,” katanya.

Bupati Temangung Al Khadziq mengapresiasi inovasi yang dilakukan BPBD tersebut. Melalui inovasi, diharapkan mempercepat penanganan kebencanaan serta meminimalisir korban. ” Inovasi sangat bagus dan kedepan bisa terus disempurnakan,” kata dia. (Osy)

BERITA REKOMENDASI