BPBD Temanggung Masih Pasok Air Bersih di Sepuluh Kecamatan

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung masih melakukan droping air bersih pada daerah krisis air meski hujan sudah turun dalam beberapa pekan terakhir ini.

“Kami masih droping air bersih pada 10 Kecamatan yang alami krisis air bersih. Bahkan dalam sehari minimal 10 tangki air bersih didistribusikan,” kata Kepala BPBD Temanggung Dwi Sukarmei, Kamis (12/11/2020).

Dikemukakan 10 Kecamatan yang masih mengalami krisis air bersih yakni, Kecamatan Kandangan, Kaloran, Pringsurat, Gemawang, Bulu, Selopampang, Kledung, Tlogomulyo, Tembarak dan Kecamatan Kranggan. Hanya saja, tidak semua Desa di 10 kecamatan tersebut mengalami krisis air bersih. “Sebenarnya hanya ada 10 desa dan 20 Dusun di 10 Kecamatan tersebut yang memang masih membutuhkan bantuan air bersih,” tegasnya.

Dia mengatakan guna memenuhi kebutuhan air bersih, BPBD hingga saat ini masih rutin mendistribusikan air bersih. Dalam sehari paling tidak 10 tangki air bersih didistribusikan ke daerah yang masih membutuhkan bantuan, dengan cara bergantian.

Hujan yang turun di Temanggung, terangnya, belum merata di seluruh wilayah. Hujan juga belum terjadi setiap hari. Sehingga air belum masuk untuk menjadi sumber air.

Dia menyampaikan berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, hujan akan mulai merata diakhir bulan November dan puncak musim hujan akan terjadi pada Januari hingga Febuari 2021 mendatang.

Dia menghimbau, bagi masyarakat yang hingga saat ini masih mengalami krisis air bersih untuk segera melaporkan kepada perangkat desa setempat, dan segera melaporkan ke BPBD. “Untuk mendapatkan bantuan air bersih, tinggal pelaporan saja, persyaratannya tidak rumit,” kata dia. (Osy)

BERITA REKOMENDASI