BRI Temanggung Salurkan Kredit Rp 209 M

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG, KRjogja.com – BRI Cabang Temanggung telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 209 miliar hingga akhir September 2018. Penyaluran itu telah melampaui target dengan kredit macet (NPL-nonperforming loans) di bawah 2 persen.

" Kami target penyaluran KUR sebanyak Rp 184 miliar dan sampai akhir September 2018 telah mencapai Rp 209 miliar," kata Kepala Cabang BRI Temanggung Iwan Supriyanto, Selasa (16/10).

Dia menyebutkan sejumlah penyaluran KUR tersebut dibagi dua, yakni untuk mikro dan ritail. Khusus untuk KUR mikro dari target Rp 149
miliar telah tersalurkan Rp 155 miliar dan untuk KUR ritail dari target Rp 35 miliar sudah tersalurkan Rp 44 miliar.

" Penyerapan KUR BRI Cabang Temanggung disalurkan kepada sekitar 12.600 debitur," katanya.

Dikatakan KUR dengan bunga 7 persen tersebut, jika mengambil di BRI cabang dengan plafon di atas Rp 25 juta hingga Rp 500 juta, sedangkan di BRI unit dengan nilai maksimal Rp 25 juta. " BRI Parakan juga salurkan KUR, jika digabung mungkin lebih dari Rp 500 juta," katanya.

Dia mengemukakan BRI Cabang Temanggung memiliki memiliki 10 unit, sedangkan BRI Cabang Parakan mempunyai 9 unit. Mereka yang mengambil kredit mayoritas bergerak di bidang pertanian, seperti petani tembakau, petani cabai, dan petani kopi.

"Di bidang perdagangan juga ada sesaui dengan karakteristik bisnis di daearahnya, kalau di Kecamatan Kandangan dan Pringsurat mayoritas di bidang perdagangan," katanya.

Mengenai kredit macet untuk KUR, disampaikan di bawah 2 persen sehingga masih sehat, karena KUR sendiri juga diasuransikan. Diakui kredit macet pasti ada sekitar satu atau dua orang. " Sesuai ketentuan kalau di bawah 3 persen masih aman dan di sini di bawah 2 persen," katanya. (Osy)

 

BERITA REKOMENDASI