Budidaya Perikanan Terdampak Pandemi Covid-19

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – 97 persen pelaku usaha perikanan di Temanggung terdampak Pandemi Covid-19. Maka itu, Pemerintah memberikan berbagai stimulus pada pelaku budidaya perikanan agar tetap berproduksi dan mengurangi kerugian sebagai dampak Pandemi Covid 19. Sumber dana, berasal dari APBN, APBD Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Temanggung.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung Slamet Saryono mengatakan bantuan sosial tunai sebesar Rp 1,2 miliar untuk 345 pelaku usaha perikanan, yang ditujuakan untuk bantuan pengeluaran rumah tangga, dan bantuan sarpras produksi Rp 1,3 miliar, berujud bantuan induk, benih dan pakan.

” Kami masih berikan berbagai bantuan lain, seperti fasilitasi pemasaran dengan membeli ikan dari pelaku usaha perikanan yang ditujukan untuk kecukupan gizi keluarga harapan,” kata Slamet Saryono, ditemui pada temu lapang lapang budidaya ikan, kegiatan penunjang DAK Perikanan 2020, Rabu (16/12)

Dia menyampaikan pada kesempatan tersebut Pemkab juga memberikan bantuan pada sejumlah kelompok perikanan di kabupaten tersebut. Diantaranya bantuan alat pengolahan Poklahsar Lancar Barokah sebesar Rp 40 juta, bantuan sarana budidaya ikan hias pokdakan Sam Koi Rp 60 juta, bantuan pakan mandiri pada pokdakan Bhaskara Meena sebanyak 900 kg, dan bantuan paket budidaya lele pada pokdakan mina berkah abadi sebanyak Rp 58 juta.

BERITA REKOMENDASI