Bujang ‘Lapuk’ Kembali Konsumsu Sabu

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Seorang bujangan, Anp (35) warga Parakan Temanggung ditangkap petugas Satresnarkoba Kepolisian Resort Temanggung karena kedapatan memiliki dan mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

Kepala Kepolisian Resort Temanggung AKBP Benny Setyowadi mengatakan Anp merupakan residivis kasus kepemilikan narkotika. Beberapa tahun lalu ditangkap dan bebas setelah menjalani hukuman.

“Kini tersangka kembali tersangkut kasus serupa yakni pemilikan dan penggunaan narkotika jenis sabu,” kata Benny Setyowadi, Rabu (05/01/2021) kemarin.

Benny mengatakan petugas menangkap Anp pada pukul 12.00 WIB kemarin di halaman Bank Mandiri Parakan di Jalan Pahlawan Desa Wanutengah Kecamatan Parakan.

Petugas, kata dia, berhasil mengamankan satu plastik klip berisi Narkoba jenis sabu dengan berat kotor 0,45 gram, satu celana dan telphon genggam. “Tersangka sempat mengelak, tetapi begitu ditemukan sabu disobekan celana abu-abu pada ikat pinggang yang dipakai, akhirnya mengakuinya,” kata dia.

Kasatres Narkoba Polres Temanggung AKP Bambang Sulistyo mengatakan tersangka salah satu target kepolisian. Begitu petugas mendapat laporan bertransaksi sabu, petugas kemudian lakukan penyelidikan hingga kemudian ditangkap di depan Bank Mandiri Parakan.

“Tersangka transaksi menggunakan telphon genggam yang kemudian, sabu ditaruh ditempat tertentu untuk diambil. Uang ditransfer,” kata dia.

Berdasar keterangan tersangka, disampaikan, barang haram itu didapatkan dari Arjun yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), dengan harga Rp 500 ribu untuk satu paket.

Tersangka kata dia, dijerat dengan pasal 114 ayat 1, subsider pasal 112 ayat 1 dan lebih subsider pasal 127 ayat 1huruf a UU no 35tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 8 miliar

Tersangka Anp (35) mengatakan kembali terjerat narkotika karena pergaulan. Semula telah bisa menjauh hingga kemudian ada teman yang mengajak mengkonsumsi dan ada yang menawarkan melalui telfon genggam secara langsung.

“Konsumsi narkotika dipercaya juga untuk melepaskan stress, tetapi rupanya justru kini kembali ditangkap polisi,” kata dia (Osy)

BERITA REKOMENDASI