Bupati Magelang Resmikan RSUD Merah Putih

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Bupati Magelang, Zaenal Arifin didampingi Wakil Bupati, Edi Cahyana meresmikan Gedung Dan Manajemen RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang, Senin (30/12/2019). Usai meresmikan, Bupati juga meninjau beberapa ruangan penting (vital) yang terdapat di RSUD Merah Putih.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, dalam kesempatan itu memerintahkan pihak manajemen RSUD Merah Putih untuk segera menindaklanjuti tahapan-tahapan berikutnya agar segera bisa beroperasi. Menurutnya, tahapan-tahapan pembangunannya sudah sesuai rencana. "Fasilitasnya luar biasa, tinggal satu sentuhan lagi dari pihak manajemen untuk masuk pada tahapan berikutnya," kata Bupati.

Pihaknya juga akan terus mendorong agar secepatnya pengoperasian RSUD Merah Putih dapat dilaksanakan. "Tadi saya melihat kamar mandi belum diberikan semacam pegangan. Maka ini harus juga kita cermati lagi, karena rumah sakit juga harus ramah terhadap Disabilitas (orang berkebutuhan khusus)," katanya.

Untuk diketahui, pembangunan fisik RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang sendiri telah menghabiskan anggaran dengan total Rp 129 miliyar, yang dikerjakan dalam tiga tahapan. Pada tahapan pertama di tahun 2017-2018 dengan alokasi anggaran sebesar Rp 75 miliyar.

Untuk pembangunan tahap 2 dilaksanakan pada tahun 2018 dengan alokasi anggaran sebesar Rp 38 miliyar (tahap finishing gedung utama). Sementara pada tahap tiga dilakukan pada tahun 2019 dengan alokasi anggaran sebesar Rp 16,335 miliyar.

RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang berdiri diatas lahan seluas 14.901 meter persegi, dengan luas bangunan yang terbangun 22.000 meter persegi (tiga lantai + basement) terdiri dari, basement dipergunakan untuk ruang parkir dan ruang managemen, lantai 1 digunakan untuk IGD, ICU, dan ruang operasi, lantai 2 digunakan untuk poliklinik dan rawat jalan, sementara lantai 3 untuk rawat inap kelas 3, 2, dan kelas 1.

Sementara, Plt Direktur RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang, M Syukri, mengatakan bahwa, pihaknya saat ini sedang mengejar izin operasional dan akreditasi rumah sakit tersebut. "Insyallah harapannya di bulan keempat apabila izin operasional kita sudah selesai, maka kita sudah bisa melayani tapi khusus baru untuk pasien-pasien yang umum (tidak pasien BPJS) karena prosesnya masih cukup panjang," imbuh M Syukri.

Rencananya, RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang sendiri secara bertahap akan melakukan perluasan lahan untuk rawat inap dan pengembangan pelayanan-pelayanan untuk mensuport pariwisata, dengan keberadaan Candi Borobudur sebagai salah satu destinasi wisata internasional di Kabupaten Magelang.

"Rencananya kedepan rumah sakit ini akreditasinya akan mencapai pada rumah sakit Tipe B, namun itu akan dilakukan secara bertahap, bahkan mungkin sampai rumah sakit bertaraf internasional karena untuk menunjang pariwisata di Borobudur," pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI