Bupati Minta Dana Desa Dikelola dengan Baik

MAGELANG, KRJOGJA.com – Bupati Magelang, Zaenal Arifin meminta para kepala desa hasil Pilkades November 2019 kemarin, bisa mengelola dana desa dengan baik. Pasalnya, kewenangan dana desa merupakan tanggung jawab para kepala desa. Sementara besarnya dana desa saat ini sudah meningkat beberapa kali lipat dari tahun sebelumnya.

"Dulu (dana desa) sekitar Rp 60 juta, namun sekarang ini sudah mencapai kurang lebih Rp 800 juta, sementara pajaknya Rp 50 juta," kata Zaenal disela memberikan pembekalan bagi calon Kepala Desa terpilih di Pendopo drh Soepardi, Kota Mungkid, Kamis (19/12/2019).

Ia juga menekankan agar para kepala desa terpilih tidak terlibat atau terjerat pada persoalan-persoalan hukum, dengan menjunjung tinggi visi misi dan janji politik pada masa kampanye kemarin.

Menurutnya, pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019 beberapa waktu lalu telah berjalan dengan lancar. Dari 294 desa yang dijadwalkan menyelenggarakan Pilkades, hanya terdapat satu desa yang gagal melaksanakannya, yakni Desa Blondo, Kecamatan Mungkid dengan alasan tidak ada panitianya (panitianya mengundurkan diri). "Praktis 293 desa bisa melaksanakan Pilkades serentak dengan aman dan lancar," imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Magelang, Sujadi, mengatakan Pilkada serentak tahun 2019 telah dilaksanakan pada tanggal 24 November 2019, yang telah menghasilkan 293 calon kepala desa terpilih dan selanjutnya akan dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Magelang. (Bag)

 

BERITA REKOMENDASI