Bupati Minta Proyek Cepat Diselesaikan

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sejumlah proyek fisik yang dianggarkan APBD Kabupaten Purworejo tahun 2017, belum selesai dikerjakan. Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM meminta para pelaksana pekerjaan menyelesaikan pembangunan sesuai kontrak yang disepakati.

Menurut Agus Bastian, sejumlah langkah diambil pemerintah antara lain dengan mengintensifkan kegiatan monitoring dan pengendalian rutin setiap bulan. "Untuk pekerjaan yang bersifat strategis, pengawasan dan pengendalian dilakukan setiap hari," ucapnya, Kamis (14/12/2017).

Rapat koordinasi pengendalian pelaksanaan pembangunan juga dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Dalam koordinasi, selalu dilakukan klarifikasi dan evaluasi kepada semua perangkat daerah yang capaian pekerjaan fisiknya belum sesuai target.

Bupati juga mengambil tindakan tegas dengan memberi teguran kepada pejabat teknis untuk melakukan percepatan penyelesaian pekerjaan. "Saya tegur dinas, agar mereka juga menegur pelaksana pekerjaan. Ini sudah akhir tahun, pelaksana harus kerja cepat agar selesai tepat waktu," ujarnya.

Agus mencontohkan, pelaksana pekerjaan dapat menambah pekerja untuk mengeroyok pekerjaan yang belum selesai. Upaya percepatan, katanya, tetap harus memperhatikan kualitas hasil pekerjaan. "Tidak boleh ada yang dikurangi, harus sesuai spesifikasi," tegasnya.

Beberapa proyek yang masih dikerjakan hingga minggu kedua Desember antara lain revitalisasi Alun-alun Purworejo, Pasar Baledono, taman kuliner relokasi PKL alun-alun, revitalisasi cagar budaya kompleks Makodim 0708 dan  taman kota di bundaran Jalan Brigjen Katamso. Berdasar hasil evaluasi, penyelesaian pekerjaan terkendala cuaca ketika memasuki musim hujan.

Selain itu, pelaksanaan pelaksanaan pekerjaan mundur karena menyesuaikan penetapan anggaran. "Padahal proses lelang itu butuh waktu," tandasnya.

Berdasar situs LPSE Kabupaten Purworejo, sebanyak 133 pekerjaan fisik dilelang selama tahun 2017. Pemerintah melalui APBN dan APBD kabupaten mengalokasikan anggaran miliaran rupiah. (Jas)

BERITA REKOMENDASI