Bupati Optimis ‘Gerakan Jateng Di Rumah Saja’ di Temanggung Sukses

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG, KRjogja.com – Bupati Temanggung Al Khadziq memastikan tidak akan mampu mencapai 100 persen pada ‘Gerakan Jateng Di Rumah Saja’ yang pelaksanaanya tanggal 6 dan 7 Februari 2021 mendatang. Namun, diperkirakan 75 persen warga akan berada di rumah sehingga dapat mencegah atau mengurangi penularan Covid-19.

“Saya yakin warga Temanggung akan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan dan mau berada di rumah dalam dua hari, tanggal 6 dan 7. Pedagang pemilik toko, dan perusahaan mau untuk menutup usaha. Ini untuk kebaikan semuanya,” kata Al Khadziq, ditemui usai rapat koordinasi persiapan Gerakan Jateng Di Rumah Saja, Kamis (4/2).

Al Khadziq mengatakan tidak bisa memaksa masyarakat untuk berada di rumah dalam dua hari tersebut sebab sifat dari Surat Edaran yang dikeluarkan Gubernur Jateng adalah himbauan. Namun bagi pemerintah, SE tersebut adalah perintah dan menjadi kewajiban untuk melaksanakan, mengajak masyarakat untuk tetap berada di rumah.

“Himbauan itu sebagai sunah muakadah, sunah yang harus dilaksanakan, tetapi jika tidak dilaksanakan tidak berdosa, tidak ada sanksi hukumnya. Tugas kita adalah melaksanakan SE, mengajak masyarakat mematuhinya,” kata dia.

Dia mengatakan ada pembatasan operasional pasar tradisional milik pemkab dan pemdes yakni hanya sampai pukul 12.00 WIB. Setelah itu akan ditutup untuk selanjutnya dilakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan. Sementara sejumlah jalan protokol akan ditutup untuk membatasi kegiatan masyarakat.

BERITA REKOMENDASI